Gegara Ini, Wakil Ketua DPR Minta Jubir KPK Diganti

Gegara Ini, Wakil Ketua DPR Minta Jubir KPK Diganti

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan agar juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah diganti. Alasannya, mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu dinilai tidak mampu melakukan kerja sebagai Jubir.

Hal ini buntut dari kematian Johannes Marliem yang disebut saksi kunci kasus korupsi e-KTP, yang belum pernah diperiksa KPK secara langsung.

“Saya mengusulkan Jubir KPK diganti dengan penyidik. Jangan taruh orang yang tidak mengerti proses penyidikan. Harus diganti. Kayak di Mabes Polri yang konferensi pers penyidik. Sehingga dia bertanggungjawab juga kepada proses. Ini kan tidak (KPK),” kata Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Senin (13/8/2017)

Lebih lanjut, Fahri pun mempertanyakan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan tidak akan terganggu penyidikan kasus korupsi e-KTP, meski saksi kunci Johannes Marliem meninggal dunia.

“Sekarang dia mulai mengatakan kami tidak akan terganggu dengan hilangnya saksi kunci. Sebelumnya dia mengatakan tentu KPK punya masalah karena saksi kuncinya hilang. Sekarang mulai bilang lagi kami tidak akan terganggu dengan hilangnya saksi kunci. Bagaimana, katanya saksi kunci. Kalau hilang, kasusnya juga hilang dong,” tuturnya.

“Yang begini saya menganggap KPK berhentilah. Jangan dianggap KPK itu kantor berita. KPK itu lembaga penegak hukum. Yang dia omongkan itu hukum saja. Fakta saja. Jangan manuver. Jangan berpolitik,” tegasnya. (TS)

Comment