Gema Kosgoro Kritik Pemerintah Dramatisir Pembubaran HTI

Gema Kosgoro Kritik Pemerintah Dramatisir Pembubaran HTI

SHARE

Publik-News.com – Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Mahasiswa Kosgoro mengkritik rencana pemerintah membubarkan organisasi anti Pancasila yang penuh dengan drama.

“Pemerintah tidak perlu banyak drama. Jika telah menemukan bukti organisasi anti Pancasila segera daftarkan pembubaran ke pengadilan. Tidak perlu membuat pernyataan yang berujung polemik di masyarakat,” ujar Wakil Ketua Umum Gema Kosgoro, Haris Maraden dalam keterangannya pada Senin (15/5/2017 ).

Haris menegaskan, organisasinya mendukung pemerintah 100 persen untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan radikal dan anti Pancasila yang tidak menerima pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 serta meresahkan publik.

“Namun pembubaran ormas anti Pancasila harus sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan,” katanya.

Haris memaparkan, Pasal 28 E ayat (3) UUD 1945 mengatur bahwa Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Namun ketentuan dimaksud tidak boleh bertentangan dengan pembukaan UUD 1945 tentang tujuan didirikannya NKRI.

Makanya, kata doa, Gema Kosgoro merekomendasikan Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Hak Azasi Manusia Wiranto untuk membentuk satuan tugas khusus meneliti ormas yang tidak sesuai dengan pembukaan UUD 1945 didaftarkan pembubarannya ke pengadilan. (AN)

SHARE