Gema Kosgoro Minta Kemenhub Tancap Gas Benahi Transportasi Publik

Gema Kosgoro Minta Kemenhub Tancap Gas Benahi Transportasi Publik

SHARE

Publik-News.com – Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Mahasiwa Kosgoro (DPN Gema Kosgoro) mendatangi kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2018). Kedatangan Pengurus DPN Gema Kosgoro ini dalam rangka menjalin silaturahmi dan disambut Sekretaris Jenderal Kemenhub RI Sugihardjo dan Kepala Biro Umum Kemhub RI Adi Karsyaf dan Kabid Protokoler Heru.

Dalam kesempatan itu, Untung didampingi Wakil Ketua Umum Abdul Haris Maraden, Ketua Bidang Opini dan Media Muhammad sufi, Ketua Gema Kosgoro DKI Jakarta Donny Herdian dan Wakil Sekretaris M. Fikri.

Ada banyak hal yang disampaikan DPN Gema Kosgoro kepada Kementerian yang di pimpin Budi Karya Sumadi. Ketua Umum DPN Gema Kosgoro, HM Untung Kurniadi, mengatakan pihaknya mendorong Kemenhub mengakselerasi pembangunan konektivitas antar-daerah yang terintegrasi dengan tol laut, mengatur angkutan umum berbasis aplikasi online, dan pembenahan dwelling time pelabuhan sehingga dapat bermanfaat untuk publik.

Hal itu diungkapkan Untung kepada wartawan. Menurut Untung, penyebab ketimpangan pertumbuhan antara wilayah barat dan timur Indonesia adalah persebaran populasi di barat yang mencapai 84,5% dan di timur hanya 15,5%. Sementara produk domestik regional bruto (PDRB) wilayah barat mencapai 89,26% dan wilayah timur hanya 10,74%.

“Karena itu Gema Kosgoro mendukung penuh Kemenhub membangun konektivitas dari ujung barat ke ujung timur Indonesia. Tol laut yang merupakan konsep Presiden Joko Widodo sangat relevan dan harus diakselerasi hingga dapat dinikmati publik,” kata Untung.

Selain konektivitas dan tol laut, Untung juga mengapresiasi kesigapan Kemenhub menerbitkan Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaran Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Menurut dia, Permenhub merupakan bentuk kehadiran negara dalam sarana transportasi umum berbasis aplikasi online. “Permenhub ini mengatur soal keamanan penumpang, kepastian hukum bagi pengemudi dan mengatur tarif yang berkeadilan,” papar Untung.

Sedangkan mengenai dwelling time, Gema Kosgoro mendukung kebijakan Kemenhub untuk membenahi dwelling time pelabuhan hingga maksimal menjadi 2 hari.

“Kami apresiasi Kemenhub membenahi dwelling time. Meski sekarang angkanya terus menurun namun belum mencapai 2 hari. Memang tidak mudah. Namun harus dibenahi,” kata Untung.

Sementara Sekjen Kemenhub RI Sugihardjo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gema Kosgoro. Mewakili Menhub Budi Karya, Sudihardjo memaparkan pembenahan yang telah dilakukan kementerian perhubungan dalam membangun konektivitas dalam rangka memajukan negeri.

“Kami ucapkan terimakasih atas apresiasinya. Ini akan memotivasi kami untuk bekerja lebih baik untuk kemajuan negeri,” kata Sugihardjo kepada Untung. (PN).

Comment