Gema Kosgoro Tuntut PBB Bentuk Tim Independen Usut Tragedi Rohingya

Gema Kosgoro Tuntut PBB Bentuk Tim Independen Usut Tragedi Rohingya

SHARE

Publik-News.com – Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Mahasiswa Kosgoro menuntut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang berkedudukan di Newyork, Amerika Serikat mengusut tragedi kemanusiaan atas etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

“Gema Kosgoro menuntut PBB untuk mengusut tragedi kemanusian yang diindikasikan pembersihan etnis Rohingya di Myanmar dan apabila terbukti pelakunya diseret ke mahkamah internasional,” ujar Ketua DPN Gema Kosgoro, HM Untung Kurniadi dalam keterangannya, Senin (4/9/2017) malam.

Untung juga mengharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jajarannya untuk lebih berperan aktif dalam menciptakan perdamaian di Myanmar.

“Atas nama Pancasila terutama sila kedua kemanusian yang adil dan beradab, kami mengharapkan Bapak Presiden Jokowi untuk lebih berperan aktif dalam menciptakan perdamaian di Myanmar,” katanya.

Terlebih, kata dia, Myanmar terhitung merupakan negara kawasan di Asia Tenggara dan tergabung dalam ASEAN sehingga konflik kawasan dapat berdampak ke Indonesia.

“Kami akan kirimkan surat resmi ke PBB, Pemerintah Myanmar dan Presiden Jokowi untuk menghentikan konflik Myanmar,” pungkasnya.

Untung juga mengapresiasi pernyataan resmi Presiden Jokowi terkait konflik di Myanmar. Namun Untung merasa apa yang disampaikan tidaklah cukup.

“Kami mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi terkait Myanmar. Namun itu tidaklah cukup,” kata Untung.

Untuk mewujudkan perdamaian di Myanmar, Indonesia harus menyiapkan opsi lain selain misi diplomatik dan bantuan kemanusiaan.

“Bila diperlukan Indonesia harus siap menyiapkan opsi misi militer,” demikian Untung menutup pernyataannya. (HR).

SHARE
Comment