Gerindra Gelisah Kebijakan Archandra Berimplikasi Mengerikan Bagi Negara

Gerindra Gelisah Kebijakan Archandra Berimplikasi Mengerikan Bagi Negara

SHARE

Publik-News.com – Anggota komisi VII DPR fraksi Gerindra mempertanyakan kembali terkait berbagai kebijakan yang dikeluarkan Archandra Tahar saat menjabat menteri ESDM sebelum akhirnya dipecat. Salah satunya, terkait ijin perpanjangan ekspor konsentrat bagi PT. Freeport.

Aryo mengaku gelisah kebijakan tersebut dapat berimplikasi mengkhawatirkan pada keamanan negara.

“Ada implikasi hukum yang mengerikan saat keputusan izin penerbitan ekspor konsentrat dan kebijakan-kebijakan lain diambil. Ketika posisi menterinya tidak sah dan Arcandra adalah warga negara Amerika Serikat (AS), dan Freeport berasal dari negara tersebut. Dan implikasi security negara saat ini berada dalam posisi mengerikan,” ujar Aryo saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jum’at (26/8/2016).

Aryo mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan kajian secara intens yang secara fokus membedah persoalan kebijakan Archandra.

“Jujur saja, kami Gerinda sedang mengumpulkan sebanyak-banyaknya opini hukum dari pengamat hukum tata negara. Supaya kita mengetahui implikasinya hukum seperti apa yang terjadi dari permasalahan ini,” ucapnya.

Aryo mengatakan pihaknya tidak main-main dalam mengkritisi kebijakan Archandra yang kesahannya secara hukum perlu dipertanyakan.

“Jika kami sudah mendapatkan opini hukum dari para ahli hukum di Indonesia, maka kami akan mengambil langkah lebih lanjut. Sebab, jelas hal ini harus dilakukan karena menyangkut penjarahan kekayaan negara oleh orang-orang yang punya kepentingan di Indonesia,” paparnya.(Ahmad)

SHARE
Comment