Gerindra Geram Pemecatan Prabowo di Militer Masih Dipersoalkan

Gerindra Geram Pemecatan Prabowo di Militer Masih Dipersoalkan

SHARE

Publik-News.com – Peneliti Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menyebut Prabowo Subianto pernah dipecat diakhir jabatannya berkarier di militer. Gerindra kemudian keberatan dengan pernyataan tersebut.

Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad  menjelaskan Prabowo tidak pernah dipecat selama berkarier di militer. Hanya saja, Prabowo diberhentikan secara terhormat.

“Kok dipecat? Prabowo nggak pernah dipecat. Dia diberhentikan dengan hormat dari dinas militer,” kata Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi, Senin (31/7/2017).

Peniliti SMRC itu juga menyebut SBY tidak mungkin mendukung Prabowo sebagai capres akibat insiden masa lalu saat sama-sama di militer.

Dasco menganggap aneh pertemuan SBY dan Prabowo dikaitkan dengan masa lalu. Dasco menegaskan pertemuan itu sama sekali tidak membahas Pilpres.

“Statemen tersebut kalau menurut saya sangat tendensius. Lagian pertemuan kemaren nggak bicara pilpres,” ujar Dasco.

“Dan saya heran dengan pernyataan reaktif beberapa tokoh atas pertemuan tersebut padahal Presiden Jokowi saja menganggap pertemuan tersebut antar tokoh adalah hal yang biasa,” imbuhnya.

Dasco menjelaskan yang dibahas dalam pertemuan itu mengenai presidential threshold (PT) dan judicial review (JR) UU Pemilu.

“Nggak bahas dukung mendukung soal pilpres, yang dibahas soal PT betul. Selain itu kok yang dilihat ke belakang terus ya. Kan beberapa lama ini komunikasi kedua tokoh ini serta silaturahmi-nya berjalan dengan baik,” jelas Dasco.

“JR juga langkah hukum yang konstitusional, hal yang nggak perlu diributkan,” tegasnya. (Fq)

 

SHARE
Comment