Gerindra: Istilah Persekusi Terlalu Seram

Gerindra: Istilah Persekusi Terlalu Seram

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menguku tidak setuju pihak kepolisian menggunakan istilah persekusi untuk menindak kelompok tertentu. Menurutnya, istilah itu terlalu seram dimata publik.

“Kalau kita berpendapat bahwa apa yang disampaikan Kapolri itu kan terlalu berlebihan. Istilah persekusi itu juga terlalu seram,” kata Dasco saat dihubungi, Selasa (6/7/2017) malam.

Dasco menjelaskan istilah persekusi dalam Kamus Bahasa Indonesia dan dunia internasional, digunakan untuk ras, sikap politik dan asal-asul seseorang. Sementara di Indonesia lebih mengarah kepada perbuatan pelaku.

“Nah ini ini kan bisa diperlakukan hukum sesuai KUHP. Istilah persekusi itu jangan terlalu diseram-seramkan, kita kan ini sekarang bagaimana merajut persatuan, jangan kemudian persekusi-persekusi dong, kita kan Pancalais,” ujarnya.

Menurutnya, istilah itu tidak baik digunakan di Indonesia karena nantinya akan menimbulkan ketakutan. Hal yang penting, kata dia, bagaimana polisi bertindak tegas.

“Yang penting bagaimana polisi bisa tegas, setiap terjadi seperti itu baik dari pihak mana yang melakukan, dilakukan tindakan tegas. Kalau begitu, semua takut, dari pihak mana pihak mana tidak akan melakukan itu,” tururnya. (Fq)

 

SHARE