Gerindra: Kediktatoran Jokowi Mirip Hitler dan Mussolini

Gerindra: Kediktatoran Jokowi Mirip Hitler dan Mussolini

SHARE

Publik-News.com – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Muhammad Syafi’i mengkritik ucapan Presiden Jokowi soal wajah diktator.

Menurutnya, pemimpin diktator bukan dilihat dari wajahnya, melainkan dari kebijakan dan aturan yang dibuatnya.

“Seorang diktator bukan karena ucapan dia, tapi dari aturan-aturan yang dia buat. Dari kebijakan yang dikeluarkan,” kata Syafi’i di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Romo, sapaan akrabnya mengatakan kediktatoran Jokowi bisa dilihat dari lahirnya Perppu ormas yang meniadakan pembubaran ormas harus melalui proses di pengadilan.

“Setelah pemimpin diktator dan otoriter seperti Hitler (pemimpin Nazi Adolf Hitler, red) dan Benito Mussolini (pemimpin fasis asal Italia, red), pemimpin yang sekarang diktator dan otoriter ya Jokowi. Lihat saja, sekarang dana haji ingin digunakan untuk infrastruktur, Jokowi sebenarnya tau tidak dana haji untuk apa?,” paparnya.

Romo menganggap Jokowi otoriter tidak hanya dalam bidang itu saja, melainkan dalam bidang lainnya seperti full day school, impor garam, kedelai, dan singkong yang menggunakan sistem pasar bebas.

Selain itu, Jokowi memaksakan  presidential threshold 20 persen yang menurutnya melanggar UUD 1945

“Ini bukti bahwa Jokowi memaksakan kehendak. Di dalam negara yang bukan otoriter pasti yang menjadi panglima adalah hukum,” tegasnya.(Fq)

 

SHARE
Comment