Golkar Tarik Dukungan Dari Ahok, Keputusannya Malam Ini

Golkar Tarik Dukungan Dari Ahok, Keputusannya Malam Ini

SHARE

Jakarta – Reaksi terhadap asumsi penistaan agama yang dilakukan cagub petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak semata muncul dari sejumlah masyarakat islam. Salah satu partai pengusung Ahok-Djarot, Golkar membuka kemungkinan untuk menarik dukungannya dari Ahok.

Wakil ketua Dewan Pembina DPP Golkar Fadel Muhammad tak memungkiri bahwa pernyataan Ahok kontroversial. Karena itu, kata Fadel, pihaknya segera melakukan rapat pimpinan partainya guna mengevaluasi sikap politik Golkar merespons ucapan Ahok yang memancing emosi umat islam.

“Yah malam ini semua pengurus DPP kumpul membahas soal Ahok.Pernyataannya memang sangat kontroversial. Makanya semua kumpul bagaimana Golkar akan bersikap apakah lanjut mendukung atau tidak,”ujar Fadel disela-sela acara press gathering DPR di kawasan Kuta, Bali, Jumat (7/10/2016).

Terkait arah keputusan rapat nantinya, Fadel belum dapat membukanya kepada publik. Ia meminta masyarakat sabar menunggu hasil rapat yang akan dilaksnakan partainya.

Fadel juga menekankan agar Polri serius menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat atas pernyataan Ahok yang dinilainya tanpa pertimbangan tersebut. Bagaimanapun, kata dia, pernyataan Ahok melukai hati dan perasaan umat islam.

“Kita lihat bagaimana aparat hukum menindaklanjutinya.Saya harap polisi serius karena ini menyangkut keamanan. Pernyataan ini sungguh sangat menyakitkan umat islam,” tegasnya.

Fadel menyayangkan pernyataan diskriminatif terhadap kitab suci itu justru keluar dari seorang calon pemimpin.

“Saya sesai sampai dia bicara seperti itu,”tandasnya.

Seperti diketahui, masyarakat tiba-tiba dihebohkan oleh video yang memperlihatkan Ahok berbicara dengan menyebutkan surat al-Maidah dalam al-Quran menjadi alat pembodohan. Video tersebut diunggah disejumlah media sosial hingga sejumlah komunitas islam bereaksi bahkan melaporkannya ke Bareskrim Polri atas aduan pelecehan agama dan kitab suci. (Ahmad)

SHARE
Comment