Home Ekonomi Kreatif Gubernur Maluku Utara Minta Jokowi Segera Selesaikan Proyek Infrastruktur di Daerahnya

Gubernur Maluku Utara Minta Jokowi Segera Selesaikan Proyek Infrastruktur di Daerahnya

Publik-News.com – Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas yang membahas mengenai Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Program Prioritas di Provinsi Maluku Utara, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Ratas ini dihadiri para Menteri Kabinet Kerja dimanfaatkan oleh Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba untuk menyampaikan beberapa hal prioritas untuk pembangunan Maluku Utara.

“Pertama sekali adalah infrastruktur jalan dekat Halmahera yang menyentuh 6 Kabupaten/Kota, yang sampai hari ini belum selesai,” kata Abdul Ghani Kasuba menjawab pertanyaan wartawan.

Gubernur Maluku Utara itu juga menyampaikan pentingnya pembangunan infrastruktur yang dapat menghubungkan antar pulau di Maluku Utara. Khususnya di pulau-pulau besar seperti Pulau Obi, Pulau Morotai, Pulau Bacan, dan sebagainya.

“Ada 805 pulau. 82 ada penghubungnya, sementara 700 lebih belum ada penghubungnya. Ya ini memerlukan pembangunan konektivitas, harus dibangun infrastruktur jalan, jembatan, kemudian antar pulau itu fery. Ini yang harus dibangun,” ungkap Abdul Ghani.

Selain itu, lanjut Gubernur Maluku Utara, pembangunan pelabuhan dan bandara juga membutuhkan penanganan pusat. Ia menunjuk contoh Pelabuhan Sofifi Kota Baru, dan tiga bandara di Maluku Utara, antara lain bandara di Morotai, Bandara Kuabang Kao, dan Bandara Oesman Sadik di Labuha.

“Kalau dibangun, bisa diekspor tuna ke mancanegara, utamanya di pulau yang dekat,” sambung Abdul Ghani.

Meski sudah dibangun, menurut Gubernur Maluku Utara, bandara tersebut baru bisa menampung pesawat kecil. Namun, detail kalkulasi dana yang dibutuhkan belum dibahas dalam ratas kali ini. “Kami serahkan ke Kementerian untuk melihat berapa hitungannya pembangunan ini,” pungkasnya.

Comment