Habib Rizieq: Aksi 55 Endak Boleh Ada Yang Menghalangi, Bisa Dipidana 1...

Habib Rizieq: Aksi 55 Endak Boleh Ada Yang Menghalangi, Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

SHARE

Publik-News.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab memastikan aksi unjuk rasa umat Islam yang bakal digelar pada (5/5/2017) tetap akan terealisasi. Menurut dia, tidak boleh ada yang menghalang-halangi aksi yang akan digelar di Mahkamah Agung (MA) tersebut.

“Dalam UU Indonesia siapa yang menghalangi menyampaikan pendapatnya dimuka umum maka orang tersebut dapat dipenjara sebanyak 1 tahun,” ujar Habib Rizieq.

Aksi unjuk rasa 55 ini bertema “Aksi Simpatik Menjaga Independen Hakim”. Aksi ini bakal digelar lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengeluarkan tuntutan kepada Basuki Tjahja Purnama alias Ahok hanya satu tahun penjara dan 2 tahun percobaan. Maka itu, Habib Rizieq tak terima tuntutan Jaksa yang meringankan Ahok tersebut.

“Jadi kalau polisi menghalangi umat Islam melakuakn unjuk rasa damai, maka polisi kena pidana 1 tahun penjara ya ihkwan,” pungkasnya.

Habib Rizieq juga menegaskan bahwa umat Islam tak perlu khawatir ikut aksi 55 meski nanti ada aparat kepolisian yang menakut-nakuti. Toh, kata dia, aksi unjuk rasa 55 ini bukan merupakan aksi damai.

“Karena itu, mereka tak bisa maksa cara mereka menyandera kita diisukan dengan macam-macam isu, ditakut-takuti dengan perkara supaya teman-teman membalkan acara tersebut,” tegas Habib Rizieq.

Lebih lanjut, Habib Rizieq juga mengingatkan cara kepolisian yang ingin menggagalkan aksi 313 dengan cara menangkap Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath

“Sama dengan aksi 313, kyai Khaththath sebagai panglima besok digelar aksi, malam ini ditangkap. Tujuannya apa, suapaya aksi batal,” katanya. (HR)

Comment