HAMI DKI Jakarta Gandeng 20 Pengacara Untuk Dampingi Buni Yani

HAMI DKI Jakarta Gandeng 20 Pengacara Untuk Dampingi Buni Yani

SHARE

Publik-News.com – Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) DPD DKI Jakarta ditunjuk menjadi kuasa hukum Buni Yani yang diduga pengunggah video di Medsos Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama Alias Ahok yang mendapat sorotan tajam dan dianggap melecehkan kitab Suci Al Quaran Surat Al Maidah.

Ketua DPD HAMI DKI Jakarta Aldwin Rahadian mengaku siap membela klainnya. Dikatakannya, ada 20 kuasa hukum yang sudah dikonsolidasi untuk mendamping Buni Yani.

“Kami baru saja menerima kuasa untuk mendampingi dan membela hak hukum Pak BuniYani,” ujar Aldwin Sabtu (8/10/2016).

Aldwin juga mengatakan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan Ketua Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja) Muannas Alaidid, kepada Polda Metro Jaya. Menurutnya, kliennya merasa dirugikan sehingga perlu dituntut balik untuk menegakkan keadailan.

“Rencana kita akan Laporkan Muannas Alaidi (pelapor Buni Yani) dengan pencemaran nama baik dan UU ITE,” katanya.

Menurut Aldwin, HAMI akan terus melawan dan membela kliennya untuk menegakkan keadilan dan menjadikan hukum sebagai panglima di negeri ini.

“Kami akan lawan. Buni Yani dituduh provokasi dan dipolisikan. Hal ini tidak bisa kita terima,” katanya.

Aldwin menambahkan pernyataan Ahok yang mengutip surat Al Maidah di Kepulauan Seribu beberapa hari yang lalu tersebut jelas melukai perasaan umat Islam. Sebagai pemimpin, Ahok yg non muslim seenaknya sendiri menafsirkan ayat Al Quran.

“Penista agama harus dihukum. Kebebasan berpendapat tidak boleh dibungkam. Saya dan kawan-kawan HMI DPD DKI Jakarta akan melawan,”┬átutup Aldwin yang juga suami dari Anggota DPD RI, Fahira Idris ini.

(Taufik)

SHARE
Comment