Hanura Sebut PKB Tak Pantas Ancam Jokowi

Hanura Sebut PKB Tak Pantas Ancam Jokowi

SHARE

Publik-News.com – Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Dadang Rusdiana, megkritik sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memberi ancaman tidak akan mendukung Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.

Menurutnya, ancaman itu tidak pantas dilakukan oleh parpol pendukung pemerintah. Seharusnya, kata dia, PKB bisa mendukung setiap kebijakan yang diambil Jokowi-JK.

“Dari etika berkoalisi tidak pantas ancam mengancam. Tapi soal mereka (PKB) harus keluar dari koalisi atau tidak itu bukan wewenang kami. Presidenlah nanti yang akan menilainya,” jelas Dadang Rusdiana, saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (10/8/2017).

Maka itu, Dadang berharap semua parpol pendukung pemerintah menjaga kekompakan untuk sama-sama mendukung kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan lima hari sekolah.

“Berlebihan kalau urusan 5 hari belajar “dibargainingkan” dengan usungan presiden. Kalau Hanura sendiri karena perintah Rapimnas dan dinyatakan berkali-kali oleh Ketum maka tidak ada pengkhianatan dari Hanura. Kita diperintahkan oleh Ketum dan Rapimnas untuk mendukung dan mengusung Jokowi tanpa syarat-syarat seperti itu,” tutup Dadang.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Maman Imanulhaq mengancam pihaknya tidak akan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Hal ini berkaitan dengan kebijakan 5 hari sekolah yang sampai saat ini belum dicabut oleh Jokowi.(Fq)

 

 

SHARE
Comment