Hendroprioyono Tak Menyangka Dirinya Akan Terpilih Ketum PKPI

Hendroprioyono Tak Menyangka Dirinya Akan Terpilih Ketum PKPI

SHARE

Publik-News.com – Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) AM Hendropriyono secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Hendropriyono ditunjuk menjadi pemimpin partai yang dibentuk para purnawirawan jenderal tersebut melalui kesepakatan penuh dari pemilik suara di forum KLB PKPI.

Setelah keputusan forum dibacakan,  Hendroprioyono tampak memasuki ruang sidang KLB dengan didampingi pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina PKPI, Try Sutrisno. Mantan Wapres tersebut tampak mengapit Hendrpriyono untuk memberikan sambutan kesiapannya menjadi orang nomor satu di PKPI.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di era presiden Megawati ini mengaku tak menyangka dirinya akan dipercaya memimpin PKPI.

“Tidak saya sangka-sangka di usia saya yang begini senja saya mendapatkan satu amanahyang sangat terhormat. Dan saya tau ini sangat berat,” ujar Hendropriyono.

Kendati demikian, ia mengaku siap memimpin PKPI dalam rangka mengawal partai menghadapi momentum Pemilu 2019. Ia menyatakan rasa terimakasihnya atas kepercayaan para kader PKPI yang memberikan kepercayaan terhadapnya sebagai ketua PKPI.

” Sebagai prajurit Saptamarga, karena perkembangan keadaan strategis global dan nasional yang memprihatinkan sekarang, dengan ini saya menyatakan siap untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Sebelumnya, pimpinan sidang KLB PKPI Asyari mengumumkan hasil forum dengan menyatakan bahwa seluruh pemilik suara yang hadir dalam kongres menyetujui Hendropriyono menduduki kursi ketum partainya. Dengan begitu, Hendro terpilih secara aklamasi.

“KLB PKPI 2016 telah sepakat memutuskan bapak Hendropriyono sebagai ketua umum kami,” kata Asyari.

Seperti diketahui, Kongres Luar Biasa PKPI dihadiri lebih dari 500 orang, di antaranya adalah tokoh-tokoh nasional seperti Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Ade Komarudin, Ketua DPD RI Irman Gusman, Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI Ahmad Basari dan Tokoh Intelijen Nasional AM Hendropriyono serta 33 DPP dan 498 DPK PKP Indonesia seluruh Indonesia.(Ahmad)

SHARE
Comment