HMI Cabang Jakarta Timur Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

HMI Cabang Jakarta Timur Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

SHARE

Publik-News.com – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Timur mendukung langkah pemerintah membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sebab, ormas yang dibentuk sekitar tahun 1980-an ini dinilai bertentangan dengan Pancasila.

Salah satu Pengurus HMI Cabang Jakarta Timur, Bagus Hariyanto, menilai pemerintah sudah tepat mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Kita sudah kaji mulai dari sejarah, landasan dan tujuan HTI memang akan menjadi musuh dalam selimut bagi rakyat indonesia karena memang mereka (HTI) bercita-cita ingin mendirikan Negara Khilafah atau Darul Islam, tentu ini tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan mengancam eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara yang berdaulat,” kata Bagus melalui siaran persnya, Minggu (13/8/2017).

Bagus menuturkan, konstitusi secara jelas sudah menjamin kebebasan setiap warga untuk berserikat dalam bentuk organisasi masyarakat. Namun, jika bertentangan dengan dasar negara, maka sudah sewajarnya pemerintah berhak untuk membatasi perkembangannya.

Dia menambahkan bahwa Pancasila sebagai ideologi negara sudah final. Pembentukan Pancasila, sudah menjadi konsensus bersama berbagai golongan masyarakat dan menyatukan perbedaan dalam bingkai NKRI.

“Kira mendukung dakwah HTI karena itu salah satu kemulian Islam tapi kita harap jangan membuat perpecahan dimasyarakat, saya yakin jika HTI tetap ngotot menyebarkan faham khilafahnya pasti akan terjadi perbenturan ideologi, tentu itu yang tidak kita inginkan,” tambah.

Sementara itu Presiden Mahasiswa Universitas Krisnadwipayana, Lambok YR Banjarnahor mengatakan bahwa selama ini sebenarnya pemerintah fear dilihat dari faktanya tidak pernah ada larangan setiap orang untuk membentuk ormas. Namun, Pancasila harus dijadikan dasar dan asas dari ormas yang dibentuk. “Dan kami sepakat itu” kata lambok.

Menurut dia, Indonesia merupakan negara kesatuan yang berlandaskan kebhinekaan. Maka, katanya, jika ada ormas atau kelompok tertentu yang ingin merubah dasar negara itu tentu akan berpotensi munculnya gesekan di tengah-tengah masyarakat.

“Makanya sudah bener Perppu No. 02 tahun 2017 yang digunakan pemerintah untuk membubarkan ormas yang dianggap tidak sesuai dengan tujuan berbangsa dan negara kita karena jika mereka dibiarkan negara kita bisa hancur,” ucapnya.

Lebih jauh, dia mengajak semua elemen masyarakat untuk saling bergandengan tangan satu sama lain dalam rangka memajukan dan mensejahterkan rakyat.

“Perbedaan kita adalah kekuatan kita untuk bisa memperbaiki yang kurang dinegeri ini, saya yakin kita bisa menjadi negera maju dan sejahteraa jika kita saling menguatkan satu sama lain,” tutup Lambok. (PN).

SHARE
Comment