Honor Pansus KPK Rp 479 Juta adalah Hoax

Honor Pansus KPK Rp 479 Juta adalah Hoax

SHARE

Publik-News.com – Anggota Pansus KPK Arsul Sani membantah honor anggota Pansus Hak Angket KPK sebesar Rp 479, 8 juta. Menurutnya jika ada seseorang yang menyebutkan honor Pansus KPK sebesar itu, menurutnya itu fitnah.

“Fitnah. Itu barangkali anggaran untuk seluruh anggota pansus, tenaga ahli staf dan nara sumber,” kata Arsul, saat dihubungi TeropongSenayan, Sabtu malam (15/7/2017).

Sedang Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan tidak tahu hal ihwal honor anggota Pansus Hak Angket KPK. “Saya gak tahu,” ujar Fahri saat konfirmasi tentang kebenaran info honor tersebut, Sabtu malam (15/7/2017).

Arsul yang juga politisi PPP ini bahkan mengungkapkan bahwa dirinya belum menerima sepeserpun dana dari Pansus KPK. “Belum seperakpun anggota pansus dapat honor,” terangnya.

Anggaran untuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperkirakan mencapai Rp 3,1 miliar.

Ia menjelaskan satuan anggaran DPR itu ada dasarnya dan peraturan menteri yang mengaturnya. Bukan mengarang. Anggota DPR sama dengan semua pejabat pemerintahan dalam cabang kekuasaan lainnya struktur biayanya resmi.

“Anggaran tersebut dialokasikan sesuai dengan bidang tugas DPR. Semua alokasi anggaran dibuat terbuka disebutkan dalam Berita Negara. Bagian dari transparansi. Jadi tidak ada masalah,” tandasnya.

Senada dengan Arsul, Fahri mengungkapkan bahwa satuan anggaran DPR itu ada dasarnya dan peraturan Menteri yang mengaturnya. “Bukan mengarang. Anggota DPR sama dengan semua pejabat pemerintahan dalam cabang kekuasaan lainnya struktur biayanya resmi,” ujar Fahri.

“Dan selama ini Gak ada masalah. Justru yang bermasalah banyak itu di KPK. Ini temuan BPK, biaya untuk pribadi pakai uang negara, menggaji dan memberi fasilitas orang yang sudah pensiun, dll.,” papar Fahri.

Seperti diketahui sebuah akun twitter menyebarkan info tentang besaran honor anggota Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK. Disebutkan nilainya tergolong besar. Sehingga mendapat respon banyak dari para nitizen yang membully anggota Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK.(TS)

SHARE
Comment