Ical Ingin Cawapres Jokowi 2019 Dari Golkar, PDIP: Terlalu Dini

Ical Ingin Cawapres Jokowi 2019 Dari Golkar, PDIP: Terlalu Dini

SHARE

Publik-News.com – Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menanggapi pernyataan  Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical yang menginginkan Cawapres Jokowi pada 2019 dari kader Golkar.

Menurutnya, pernyataan Ical itu terlalu dini. Karena proses politik menuju 2019 masih panjang.

“Belum dibicarakan, terlalu dini. Orientasi kita pengabdian, bukan jatah kekuasaan, kepentingan nasional yang diutamakan. Jadi dilihat paslon yang transformasional, bukan transaksional. Kami yakin Golkar pun punya pikiran/pandangan yang sama,” ujar Hendrawan  melalui pesan singkat, Rabu (24/5/2017).

Ia mengatakan partainya mempersilahkan bagi partai lain yang ingin menawarkan kandidat. Namun, PDIP saat ini belum bisa memutuskan.

“Semua indah pada waktunya. Sekarang baru tahap eksploratif dan maksimal indikatif, belum saatnya deklaratif apalagi definitif. Silakan setiap parpol mengajukan calon-calon yang berbobot, supaya penyaringan menjadi bermutu tinggi,” ucap Hendrawan.

sebelumnya, Ical mengusulkan agar Cawapres Jokowi 2019 dari Golkar. Untuk itu,  Golkar akan  melakukan komunikasi dengan Jokowi.

“Aspirasi dari rapimnas kemarin, utamanya dari Ketua Dewan Pembina, yang mengatakan sejatinya ada kader Golkar. Pikiran ini akan kita komunikasikan dengan capres yang ada bahwa ada aspirasi seperti ini. Tindak lanjut komunikasi ini akan kita ditentukan ke proses politik ke depan,” ujar Sekjen Golkar Idrus Marham di Novotel Hotel, Balikpapan, Kaltim, Selasa (23/5). (Fq)

 

 

SHARE
Comment