Home Politik Ini Pembelaan Henry Usai Diberi Sanksi PDIP

Ini Pembelaan Henry Usai Diberi Sanksi PDIP

Publik-News.com – politikus PDIP Henry Yosodiningrat, pengusul pembekuan KPK akhirnya angkat bicara dan meluruskan pernyataannya itu yang sempat menjadi kontroversi.

Menurutnya, usulannya jadi polemik lantaran pernyataannya itu dipotong. Ia mengkalim sebagai orang yang antikorupsi.

“Saya antikorupsi. Sebagai aktivis yang ikut mendorong lahirnya KPK dan UU tentang Tipikor, maka saya menginginkan KPK yang bersih, KPK yang berwibawa, bukan KPK yang kotor dengan pemerasan, penindasan, dan kesewenang-wenangan,” kata Henry dalam pernyataan tertulis, Senin (11/9/2017).
Berikut pernyataan lengkap dari Henry yang diterima redaksi tanpa diedit:

*Saya ANTI KORUPSI, sbg Aktivis yg ikut mendorong lahirnya KPK dan UU ttg Tipikor, maka saya menginginkan KPK yg bersih KPK yang berwibawa bukan KPK yg kotor dg Pemerasan, penindasan dan kesewenang2an, saya menginginkan KPK yang sejalan dg semangat dan ruh Reformasi sbgmana dirumuskan oleh Pemerintah dan DPR RI dalam meyusun UU ttg KPK dan Revisi UU ttg Tipikor”*.
Salam
_Henry Yoso_
🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏

NOTE:
Ada pernyataan saya yg tdk ditulis wartawan yaitu; _”PEMBERANTASAN TIDAK PIDANA KORUPSI TETAP BERJALAN, sementara KPK dibekukan / sementara menata kembali kpk sesuai semangat reformasi, maka penegakan hukum / pemberantasan thdp tindak pidana korupsi tetap berjalan dan sementara kembali dilaksanakan oleh Polri dan Kejaksaan_

SAYA ANTI KORUPSI
SAYA CINTA INDONESIA
Saya ingin pemberantasan Korupsi dilakukan dg cara yg berkeadilan dan bermartabat.

Sejak KPK dan Pengadilan Tipikor dibentuk, karena Komitmen saya maka sebagai Advokat saya tidak pernah datang ke KPK mendampingi tersangka dalam perkara Korupsi dan tidak pernah mendampingi terdakwa di persidangan Pengadilan Tipikor _(meskipun banyak tersangka atau keluarganya yg minta saya utk menjadi Advokat/Penasihat hukum mereka dg kesanggupan utk membayar honorarium dlm jumlah yg besar)_.

Saya sedih dg berbagai tudingan terhadap saya _terkait pernyataan saya utk bekukan KPK sementara waktu_ terlebih tudingan bahwa saya “membela koruptor” dan bertujuan utk “melemahkan KPK”.

Saudaraku, apapun yg saya sampaikan baik yg berkaitan dg _sikap Politik_ maupun _pendapat hukum_ saya PRIBADI, tidak akan pernah “mengesampingnan” apalagi neninggalkan KATA HATI _(apapun konsekwensinya bagi saya)._ Karena “Kata saya yg paling benar dalam hidup ini, adalah kata hati”. 🙏🏻

Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menjaga hati dan prilaku saya. (Fq)

 

 

Comment