Home Hukum Inilah Harta Kekayaan Wali Kota Batu, Kader PDIP Yang Ditangkap KPK

Inilah Harta Kekayaan Wali Kota Batu, Kader PDIP Yang Ditangkap KPK

Publik-News.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil Alphard milik Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Mobil tersebut diduga bagian dari suap yang membuatnya diciduk KPK Sabtu (16/9/2017).

Lalu, berapa harta kekayaan Eddy?. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tercatat punya 14 mobil. Dimana Alphard masuk dalam salah satu mobil yang dilaporkannya.

Sementara hartanya, berdasarkan laporan tahun 2015, Eddy memilki kekayaan sebesar RP 16.438.628 dan USD 181.437. Harta milik Eddy terdiri dari harta tidak bergerak senilai Rp 11,9 miliar. Sebanyak 27 aset itu berupa tanah dan bangunan di Kota Batu dan Kota Malang di Jawa Timur.

Eddy juga memiliki tanah dan bangunan seluas 150 meter persegi di Yogyakarta, Jawa Tengah. Kemudian, tanah seluas 90 meter persegi di Jakarta Selatan, yang diperoleh dari hasil penghasilan sendiri.

Selain itu, Eddy memiliki dua unit Toyota Alphard. Harta lainnya berupa logam mulia serta barang-barang seni dan antik senilai Rp 3,3 miliar. Kemudian surat-surat berharga senilai Rp 989 juta, giro dan setara kas senilai Rp 2,1 miliar. Eddy juga memiliki piutang senilai Rp 1,4 miliar.

Dalam operasi tangkap tangan, KPK menyita Rp 200 juta dalam bentuk tunai dari total nilai suap untuk sang wali kota. Uang Rp 200 juta itu disita di rumah dinas Wali Kota Batu.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menyatakan, Eddy dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan menjadi tersangka terkait suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batu tahun 2017. Suap itu diduga diberikan oleh Filipus selaku pengusaha.

Dari penyelidikan, diketahui bahwa Eddy menerima suap dengan total Rp 500 juta. Dari uang sebanyak itu, sekitar Rp 300 juta digunakan untuk membayar pembelian satu unit Toyota Alphard. (IN)

Comment