Intimidasi KH Ma’ruf Amin, Mahfud MD Marah Kepada Ahok

Intimidasi KH Ma’ruf Amin, Mahfud MD Marah Kepada Ahok

SHARE

Publik-News.com – Mantan Ketua Mahkamah Kontitusi (MK), Moh Mahfud MD tidak menduga terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok beserta tim kuasa hukumnya merendahkan dan mengintimedasi terhadap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

Sebab, selain menjadi Ketum MUI, KH Ma’ruf Amin juga sebagai Rois am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ulama besar ini cukup di hormati dan dijadikan simbol oleh warga Nahdliyin di tanah air. Namun, Ahok dan tim kuasa hukumnya malah memberlakukan KH Ma’ruf Amin sebagai ulama yang tidak independen, melakukan pembohongan publik dan mengancam akan melaporkan KH Ma’ruf Amin kepada pihak kepolisian.

Mahfud MD marah. Dia langsung emosi mendengar apa yang dikatakan Ahok beserta tim kuasa hukumnya yang memojokkan KH Ma’ruf Amin. Mahfud mengaku selama ini dirinya diam meski Ahok melecehkan agama Islam. Dia juga menganggap wajar jika warga Nahdliyin di seluruh tanah air marah dengan ucapan Ahok dan tim kuasa hukumnya itu karena KH Ma’ruf Amin merupakan ulama yang sangat dihormati.

”Saya pribadi selama ini diam saja. Tapi atas kejadian Ahok di sidang pengadilan yang seperti itu maka saya pun kini emosi. Dan wajar bila para kader dan warga NU seperti dari Ansor dan PMII marah atas sikap itu,” ujar Mahfud saat dihubungi wartawan, Rabu (1/2/1017).

Mahfud menilai apa yang ditakan Ahok kepada KH Ma’ruf Amin dalam persidangan yang digelar di kantor Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan tindakan yang tidak beradab. Dalam persidangan itu, Ahok menyebut KH M’aruf Amin berbohong terkait telepon dari SBY pada tanggal 6 Oktober 2017, atau sehari sebelum KH Ma’ruf Amin menerima kunjungan pasangan cagub-cawagub Agus-Sylvi di Kantor PBNU pada tanggal 7 Oktober 2016.

“Saya kira tindakan Ahok itu tidak beradab. KH Maruf adalah sosok ulama yang sangat dihormati warga NU. Dan di organisasi jamiah NU (PB NU) dia menempati posisi yang sangat tinggi. Semua warga NU hormat dan mencintai beliau,” pungkasnya.(TK)

Comment