IPW : Polisi Jangan Istimewakan Ahok

IPW : Polisi Jangan Istimewakan Ahok

SHARE

Publik-News.com-Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane menyatakan polisi seakan-akan menganggap persoalan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah hal yang sepele. Padahal kasus tersebut sangat sensitif.

Neta menilai polisi terlalu mengistimewakan Ahok. Padahal sebelumnya, kasus yang sama dan belum jelas statusnya langsung ditahan. Sedangkan Ahok sampai saat ini masih bisa bebas menyampaikan pendapatnya di muka umum

“Kami menyayangkan sikap Polri yang mengistimewakan Ahok. Dalam undang undang seorang tersangka bisa tidak ditahan dengan tiga alasan, tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya,” kata Neta kepada wartawan, Selasa (29/11/2016).

Bukti yang jelas, lanjutnya, Ahok mengeluarkan pernyataan menuduh umat muslim saat demo 411 di bayar dengan uang Rp 500 ribu. seharusnya polisi sudah bisa menahan tanpa harus berpikir panjang

“Dengan dasar ini Polri harusnya sudah bisa segera menahan Ahok. Apa yang dilakukan Ahok itu sudah terkategori mempersulit penyidik,” katanya.

Sudah seharusnya, menurut Neta, polisi harus bertindak tegas. Apabila Ahok dibiarkan begitu saja, maka nantinya polisi bisa kewalahan dengan adanya ulah dan pernyataan dari Ahok

“Akibat mulut Ahok, Polri bisa benturan dengan rakyat, yang akan terus melakukan demo menuntut agar Ahok segera ditahan,” tutupnya.(faruq)

SHARE
Comment