Izin PT First Travel Dicabut, Uang Jemaah Dituntut Dikembalikan

Izin PT First Travel Dicabut, Uang Jemaah Dituntut Dikembalikan

SHARE

Publik-News.com – Kementerian Agama sudah mencabut izin operasional PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 589 Tahun 2017 per tanggal 1 Agustus 2017.

“Pencabutan izin dilakukan karena PT. First Anugerah Karya Wisata dinilai terbukti telah melakukan pelanggaran Pasal 65 huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Atas pelanggaran tersebut dikenakan sanksi sesuai Pasal 69 pada PP yang sama,” terang Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Mastuki, Sabtu (5/8/2017).

“Pelanggaran tersebut berupa tindakan penelantaran jemaah umrah yang mengakibatkan gagal berangkat ke Arab Saudi, dan mengakibatkan timbulnya kerugian materi dan immateri yang di alami jemaah umrah,” sambungnya.

Pemberian sanksi pencabutan izin operasional ini suratnya sudah diserahkan kepada pihak PT First Anugerah Karya Wisata. Namun demikian, PT First Anugerah Karya Wisata tidak boleh menghilangkan kewajibannya untuk mengembalikan uang jemaah.

“Mereka tetap berkewajiban mengembalikan seluruh biaya jemaah umrah yang telah mendaftar atau melimpahkan seluruh jemaah umrah yang telah mendaftar kepada PPIU lain tanpa menambah biaya apapun. Kemenag sesuai dengan amanat undang-undang akan terus berupaya memberikan layanan, pembinaan, dan perlindungan,” tambahnya.(Fq)

 

SHARE
Comment