Jaksa Sebut Punya Hak Masukkan Pasal Tambahan Untuk Buni Yani

Jaksa Sebut Punya Hak Masukkan Pasal Tambahan Untuk Buni Yani

SHARE

Publik-News.com – Buni Yani, terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian dan pelanggaran Undang-Undang ITE hariini menjalani persidangan ketiga kalinya, di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Bandung Selasa (4/7/2017).

Sidang yang dimulai dengan pembacaan jawaban atas eksepsi terdakwa yang dibacakan JPU Andi Muhammad Taufik, menyampaikan 3 poin atas keberatan yang disampaikan Buni Yani. Dalam eksepsinya,  Buni Yani menyampaikan 9 poin keberatan.

“Munculnya Pasal 32 UU ITE ayat 2 diterapkan berdasarkan mempelajari dan meneliti berkas. Kami memiliki kewenangan menambah pasal tapi tidak bisa mengurangi. Ini sesuai Pasal 138 dan 139 KUHP Setelah kami mempelajari dan meneliti berkas perkara, tenyata bisa ditambah pasalnya,” kata Andi.

Andi menjelaskan meski kasus penistaan agama,Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat ini sudah inkrah, hal itu tidak bisa dikaitkan dengan kasus Buni Yani

“Jadi kasus ini harus tetap berjalan,” ujar dia.

Usai membacakan jawaban atas eksepsi, hakim kemudian menutup sidang. Pekan depan, sidang akan dilanjutkan dengan agenda putusan sela. (Fq)

SHARE
Comment