“Jangankan Miryam, Presiden Pun Bisa Dipanggil Pansus Angket”

“Jangankan Miryam, Presiden Pun Bisa Dipanggil Pansus Angket”

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai setiap warga negara Indonesia mempunyai kewajiban untuk memenuhi panggilan pansus angket KPK. Fahri mengangap aneh apabila KPK mencoba mengahalangi pansus untuk menghadirkan Miryam S. Haryani

“Selama dia (Miryam) masih hidup, bisa dipanggil oleh DPR. Karena jangankan Miryam,Presiden pun boleh dipanggil oleh angket,” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Menurut Fahri, baik WNI/WNA wajib hukumnya untuk memenuhi panggilan pansus angket karena hal itu sudah diatur dalam UU MPR DPR DPD, dan DPRD (MD3) pada pasal 24.

Maka itu, kata Fahri, keterangan Miryam di luar persidangan tidak menyalahi aturan yang ada. Dalam UU MD3 tidak diatur terkait batasan waktu pemanggilan pihak terkait untuk memberikan keterangan.

Fahri menganggap kehadiran Miryam sangat penting karena hal itu bisa menjadi pintu masuk terkait adanya dugaan sejumlah anggota DPR yang terlibat dalam kasus korupsi.

“(Miryam) ini adalah pintu masuk peristiwa, jadi ditaruh di depan (agenda pansus). Saya kira masuk akal juga,” ujarnya.(Fq)

 

 

SHARE
Comment