Jelang Demo 212, Putri Bung Karno: Surya paloh Mengajak Perang “Saudara”

Jelang Demo 212, Putri Bung Karno: Surya paloh Mengajak Perang “Saudara”

SHARE

Publik-News.com – Suasana politik tanah air semakin memanas setelah Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebut bahwa aksi “Bela Islam” yang bakal digelar pada 2 Desember berpotensi makar atau menggulingkan pemerintahan yang sah.

Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri mengatakan bahwa apa yang diucapkan Kaporli dan Paloh tersebut menunjukkan bahwa negara ini set back seperti jaman kolonial. Dia berucap apa yang disebutkan Tito dan Surya Paloh yang menuduh “makar dan kita lawan” adalah ucapan mirip preman, bukan negarawan, atau pimpinan, melainkan ucapan orang panik, paranoid dgn sikap otoriter.

“Persis seperti Bung Karno hadapi pemerintah kolonial Belanda dituduh makar karena melawan penguasa penjajah dikenal dengan pasal “exorbitante rechten”. Ucapan Surya Paloh yang tidak tau konsekwensi ucapannya – ini artinya mengajak perang “saudara”,” kata Rachmawati melaluin akun twitternya @rsoekarnoputri

Menurut dia, jika makar yang dikehendaki oleh Surya Paloh maka hal tersebut jelas memprovokasi dan memecah belah NKRI adalah penguasa sendiri. Rachma kemudian meminta penguasa tidak memutar balikkan fakta, fakta sejarah kaum penindas adalah yang sering memanipulasi kenyataan.

“Dengan sikap fasistis benar adanya kata Bung Karno kaum sana tidak akan mengerti dengan kaum sini adanya hanya “Amoek amuk bagai monyet dlm kegelapan”(Kenalilah Sejarah-Mencapai Indonesia Merdeka),” pungkasnya. (HR)

Comment