Jenggala Center Marah Karena Pendukung Jokowi Ancam Polisikan KH Hasan Abdullah

Jenggala Center Marah Karena Pendukung Jokowi Ancam Polisikan KH Hasan Abdullah

SHARE

Publik-News.com -Jenggala Center mengecam keras pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengancam akan melaporkan Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Hasan Abdullah Sahal kepada aparat kepolisian karena ceramah agamanya.

Direktur Eksekutif Jenggala Center, Syamsuddin Rajab mengatakan, pendukung Jokowi, bernama Sukardiman Sungkono, itu tidak tahu etika dan tidak menghormati tokoh agama. Menurut Syamsuddi, sikap dan pernyataan yang ditunjukkan Sukardiman bertentangan dengan silap dan perilaku Presiden Jokowi.

“Presiden Jokowi sangat menghargai dan menghormati para tokoh agama dam pemimpin umat,”  ujar Syamsuddin kepada Publik-News.com, Sabtu (3/6/2017)

Untuk diketahui, Jenggala Center merupakan tim sukses Jokowi-JK. Lembaga ini merupakan induk tim suskes dan relawan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 silam. Menurut Syamsuddin, akhir-akhir ini banyak orang yang mengklaim sebagai relawan dan pendukung Jokowi-JK.

“Sekarang ini memang banyak yang ngaku-ngaku sebagai relawan dan pendukung Jokowi-JK yang justeru kontra produktif dengan upaya yang dilakukan oleh duet jokowi-JK,” sebutnya.

Syamsuddin curiga dengan pihak-pihak yang mengaku pendukung dan relawan Jokowi-JK tapi merusak citra pemerinyahan Jokowi-JK sendiri. Menururnya, jika memang sebagai loyalis dan pendukung Jokowi, Sukadirman mampu mestinya menarik simpati seluruh lapisan masyarakat agar program nawacita mendapat dukungan luas masyarakat.

“Bukan malah masyarakat dibuat antipati terhadap Jokowi-JK. Dan tingkah semacam ini makin banyak yang justeru mengaku-ngaku sebagai pendukung, relawan atau loyalis Jokowi,” kata mantan Ketua PBHI ini.

Syamsuddin menegaskan bahwaJenggala Center meminta agar Sukardiman lebih belajar banyak sejarah bagaimana kontribusi pesantren Gontor dan para kyainya membangun karakter bangsa dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Dan pembinaan keagamaan bagi generasi Muda Islam dalam pembangunannya nasional,” saran Syamsuddin.

Untui diketahui, Sukardiman mengklaim sebagai Koordinator Loyalis Jokowi. Dia mengancam akan melaporkan KH Hasan Abdullah Sahal karena karena dia menganggap bahwa KH Hasan telah melakukan provokasi saat berceramah pada acara reuni Gontor Abu Sittin di Hotel Aster Batu, malang 3-4 Mei 2017 lalu.

Sukardirman mengaku sudah melihat isi video ceramah KH Hasan yang beredar di media sosial tersebut. Video ceramah KH Sahal ini berdurasi sekitar 1 menit 39 detik.

“Saya sudah lihat ceramah Kiai Hasan Abdullah Sahal tentang syahadatnya batal melihat umat saat ini, ini sangat provokatif,” kata Koordinator Loyalis Jokowi, Sukardiman Sungkono seperti dikutip dari suaranasional, Jumat (2/6/2017). (PN)

Comment