Jenggala Center: Para Penfitnah JK Segeralah Minta Maaf Atau Datang ke Kantor

Jenggala Center: Para Penfitnah JK Segeralah Minta Maaf Atau Datang ke Kantor

SHARE

Publik-News.com – Jenggala Center (JC) berhasil mengungkap sejumlah nama yang menfitnah Wapres JK dan provokator yang mencoba mengadu domba antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden Joko Widodo melalui tim investigasnya. Tim investiga JC bekerja selam 5 hari an dalam mengungkap nama-nama yang mengancam persatuan dan kesatuan NKRI itu.

Direktur Eksekutif JC, Syamsuddin Rajab mengatakan, sedikitnya ada 5 nama orang provokator, penebar kebencian, dan pengadu domba Wapres-Presiden yang berhasil diungkap tim investigasinya.

“Dari lima orang ini ada yang saya kenal, bahkan kemarin ada yang nelpon saya tapi tak sempat ngangkat, saya telp balik tapi tidak diangkat,” ujar Syamsuddin saat menggelar konfrensi pers di kantor JC, Minggu (21/5/2017).

Menurut Syamsuddin, kelima orang yang mengadu domba antara JK-Jokowi adalah Hasanuddin Abdurakhman (Kang Hasan), pemilik akun Twitter Front Pembela Cikeas, seseorang yang berorasi di depan Gedung Mahmakah Agung (MA), Silfester Matutina dan Laveran Sirait.

“Polisi harus cari (orang-orang itu). Ini sudah memenuhi unsur pidana. Masyarakat semua sudah marah,” katanya.

Kepada nama-nama yang disebutkan menghina Wapres, Syamsuddin memberikan waktu kepada mereka untuk meminta maaf atau datang ke kantor Jenggala Center. Waktu yang diberikan JC kepada mereka, kata dia, dalam kurun waktu 7×24 jam atau setelah berita ini dimuat.

“Kepada para pihak yang telah menfitnah Wapres, Kami akan menerima sebagai sahabat, kawan seperjuangan untuk Indonesia,” tegasnya.

Untuk diketahui, Jenggala Center merupakan lembaga kajian yang selalu memberikan masukan terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Lembaga ini merupakan pendukung Jokowi-JK saat Pilpres 2014 silam. (PN)