Home Opini Jokowi dan Pencapresan PDIP

Jokowi dan Pencapresan PDIP

Saya rasa PDIP memang perlu untuk mencapreskan segera Jokowi mengingat parpol lain sudah lebih dulu yakni Golkar, PPP, Nasdem, Hanura dan lain-lain. Apalagi ellect Jokowi yang cendrung turun tidak sebanding dngan Ellect PDIP yang konstan di no 1.

PDIP perlu mendongkrak Jokowi sekaligus memberi kepastian publik bahwa Jokowi masih dalam orbit PDIP. Di samping PDIP memang tidak ada figur lain selain Jokowi.

Sikond memang tdak kondusif buat Jokowi dengan trend yang terus menurun secara kontinu membuat PDIP harus bergerak cepat ke publik bahwa PDIP masih endorse Jokowi.

Hal ini memang agak rancu dimana PDIP justru tidak terdampak effect dari kinerja Jokowi yang tdak memuaskan publik.

Buat parpol oposisi ini justru menarik setidaknya jelas sudah bloking politiknya.
Asumsinya ini kelanjutan dari pilkada DKI Jakarta. Publikpun melihat Jokowi dan PDIP memang satu platform yang setujuan

Dampaknya bisa berpengaruh terhadap ellektoral keduanya.Bagaimnapun image pemerintahan ini yang Islam phobia, neo liberalis dan proxsy sangat berat bila tidak di pikul bareng.

Saya rasa dengan trend Jokowi yang terus turun akan membuat figur baru yang fresh sangat dinanti publik.

Angka survey terakhir ellect Jokowi tidak lebih dari 40 % artinya ada 60 % rakyat butuh perubahan.

Sosok alternatif seperti Gatot Nurmantyo, Rizal Ramli, AHY dan Anis Baswedan bakal dapat apresiasi dari publik.

Setidaknya Pilpres akan berjalan menarik dan dinamis sebagai pemilu Presiden yang pertama serentak dengan pemilu legastifnya yang terbesar di dunia.

Oleh: Andrianto SIP

(Penulis adalah Aktivis Pergerakan)

Comment