Jokowi Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel

Jokowi Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel

SHARE

Publik-News.com – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mendesak Presiden Jokowi segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

“Kami tidak kaget kalau kepolisian menolak dibentuknya TGPF, maka kami meminta kepada Presiden untuk membentuknya,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak melalui siaran persnya, Sabtu (29/7/2017).

Dahnil meminta Jokowi turun tangan dan memimpin langsung TGPF itu. Selain itu, tim pencari fakta itu harus diisi oleh orang-orang yang kredibel dan independen.

“Dugaan itu tentu harus dibuktikan melalui proses hukum yang adil dan jujur,” kata Dahnil.

Dahnin menjelaskan pihaknya mendesak dibentuk TGPF itu dikarenakan polisi terlalu lama mengungkap kasus tersebut. Belum lagi, ada indikasi keterlibatan perwiran polisi dalam penyerangan itu.

“Apalagi banyak statement petinggi Polri, bahkan Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) sendiri yang menyatakan kasus ini sulit diungkap,” kata dia.

Hal aneh lainnya, kata Dahnil, sebelum penyerangan pihak kepolisian menklaim sudah mengirimkan intelejen untuk mengawasi Novel agar tidak ada teror.

“Jadi, agak ‘ganjil’ kalau kemudian teror penyiraman air keras subuh 11 April 2017  terhadap Novel tersebut terlewatkan dari pengawasan intelijen kepolisian,” kata dia. (Fq)

 

 

SHARE
Comment