Jokowi: Kebijakan Sekolah 8 Jam Akan Dikaji Lebih Dalam

Jokowi: Kebijakan Sekolah 8 Jam Akan Dikaji Lebih Dalam

SHARE

Publik-News.com – Presiden Jokowi menyatakan akan mengkaji secara mendalam terkait model pendidikan 8 jam sekolah atau lima hari sekolah yang diajukan Kemendikbud. Sistem yang semula diatur dalam lewat Peraturan Mendikbud, nantinya akan diatur lewat Peraturan Presiden.

“Kita mendengar aspirasi masyarakat. Model pendidikan di negara kita akan dikaji lebih dalam demi masa depan anak-anak kita,” tulis Jokowi dalam akun twitter resminya, Selasa (20/6/2017).

Sebelumnya, Jokowi memanggil Mendikbud Muhadjir Effendy dan Ketum MUI KH Ma’ruf Amin untuk membahas kebijakan sekolah penuh selama lima hari ini. Dalam pertemuan itu diputuskan pelaksanaan kebijakan ini ditunda sampai terbitnya Perpres.

Sistem model pendidikan ini nantinya akan diberi nama Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Padahal, sejak awal Mendikbud sudah menamai sistem sekolah 8 jam ini dengan PPK.
“Presiden sangat merespons aspirasi yang berkembang di masyarakat dan sangat memahami apa yang kemudian menjadi keinginan masyarakat dan ormas-ormas Islam. Oleh karena itu, Presiden akan melakukan penataan ulang aturan itu dan juga akan meningkatkan regulasinya dari yang semula permen, peraturan menteri, yang akan ditingkatkan menjadi peraturan presiden (atau) perpres,” ujar Ma’ruf di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (19/6). (Fq)

 

SHARE