Home Politik Jokowi Sebut Demokrasi Kebablasan, PKS: Bukannya Pemerintah Yang Melabrak Hukum Demi Ahok?

Jokowi Sebut Demokrasi Kebablasan, PKS: Bukannya Pemerintah Yang Melabrak Hukum Demi Ahok?

237

Publik-News.com – Sekretaris Fraksi PKS Sukamta menilai apa yang disampaikan Presiden Jokowi terkait demokrasi kebablasan sebagai pertanda jika pemerintah tidak peka dengan keadaan. Justru, lajutnya, demokrasi saat ini kebablasan karena hukum dilabrak oleh pemerintah dengan mengistimewakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Menurutnya, penegakan hukum saat ini dijadikan alat penguasa untuk melindungi Ahok dari jeratan hukum dalam kasus penistaan agama. Ia mengatakan, apabila pemerintah sudah mengerti dengan demokrasi yang kebablasan, seharusnya ada perbaikan dari sistem hukum supaya lebih adil

‚Äúpemerintahan inilah hukum tidak ditegakkan dengan sengaja atas kepala daerah yang menjadi terdakwa dan tidak dinonaktifkan,” kata Sukamta¬†di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

“Disitu ada masalah yang membahayakan demokrasi. Jangan sampai dibalik, demi kepentingan membela terdakwa, demokrasi dikorbankan,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mempertanyakan demokrasi kebablasan yang dimaksud Jokowi. Ia menyebut jika Jokowi tidak bisa mengekonternya maka Jokowi sebetulnya merupakan produk dari kebablasan itu

“Apanya yang kebablasan? Kan beliau jadi presiden merupakan produk demokrasi ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyinggung terkait demokrasi yang dijalankan saat ini merupakan demokrasi yang terlampau kebablasan.

“Saya jawab iya, demokrasi kita sudah kebablasan. Dan praktik politik telah membuka peluang terjadinya artikulasi politik yang ekstrem,” kata Jokowi saat pidato di acara pelantikan pengurus Partai Hanura periode 2016-2020 di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (22/2/2017).

“Dan penyimpangan praktik demokrasi mengambil bentuk nyata. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, politisasi SARA. Ini harus kita hindari,” kata Jokowi. (Fq)

 

 

Comment