Jokowi: Tak Perlu Risau Soal Wacana Full Day School

Jokowi: Tak Perlu Risau Soal Wacana Full Day School

SHARE

Publik-News.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan, bahwa penerapan full day schol atau yang lebih sering disebut lima hari sekolah dalam satu minggu bukan keharusan. Karena itu, dia meminta masyarakat tidak perlu risau soal wacana lima hari sekolah itu.

“Yang selama ini bersekolah enam hari dalam seminggu, silakan lanjutkan. Tidak perlu berubah sampai lima hari,” kata Presiden Jokowi melalui fanpage facebook miliknya, yang baru diunggah Senin (14/8/2017).

Begitu juga yang sudah menerapkan lima hari sekolah. Kalau memang diinginkan oleh semua pihak, diinginkan masyarakat dan ulama, Jokowi mempersilakan untuk melanjutkannya.

Sebelumnya usai membagikan 1.725 Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMP Negeri 7 Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8) kemarin, Jokowi menegaskan, bahwa tidak ada keharusan bagi sekolah di seluruh tanah air untuk menerapkan program pendidikan karakter lima hari sekolah (full day school).

“Ini untuk kedua kalinya ingin saya sampaikan mengenai lima hari sekolah. Perlu saya sampaikan, perlu saya tegaskan lagi bahwa tidak ada keharusan full day school,” kata Jokowi kepada para wartawan waktu itu.

Meski demikian, Jokowi tetap memberikan izin kepada sekolah-sekolah yang telah menerapkan kebijakan full day scholl. Namun dengan syarat, kebijakan tersebut harus diterima oleh masyarakat dan para tokoh agama setempat.

“Yang selama ini enam hari silahkan lanjutan. Tidak perlu berubah sampai lima hari. Yang sudah lima hari, dan kalau itu memang diinginkan oleh semua pihak ya silahkan diteruskan. Kalau diingin oleh masyarakat dan silahkah,” pungkasnya. (Ses)

SHARE
Comment