Jumhur Hidayat: Bupati dan Gubernur Bukan Kacung Presiden

Jumhur Hidayat: Bupati dan Gubernur Bukan Kacung Presiden

SHARE

Publik-News.com – Aktivis Buruh Moh Jumhur Hidayat kembali bersuara keras. Saat menghadiri deklarasi calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, belum lama ini. Dia meminta agar pasangan Eka Setiawan-Agung Anugrah (Partai Gerindra, PKS dan PBB) harus memiliki karakter yang jelas dan keberpihakan kepada rakyat.

“Saya mengenal pimpinan nasional Gerindra Prabowo Subianto, PKS Ustaz Salim Segaf Al Jufri dan Ustaz Sohibul Iman, serta pimpinan PBB Yusril Ihza Mahendra. Mereka semua adalah orang-orang yang berkarakter. Karena itu pasangan ini juga harus menjadi pasangan yang berkarakter, sehingga Sumedang menjadi mantap,” ujar Jumhur saat orasi di depan para pendukung Eka-Agung.

Dia mengingatkan bahwa modernisasi bukan berarti menggusur kebudayaan adiluhung Sumedang, apalagi modernisasi dengan industrialisasinya sampai menggusur rakyat.

“Jangan sampai kalau kawasan industri berkembang di Sumedang, menggusur rakyat dan dipenuhi pekerja asing. Walau pemerintah pusat mempermudah masuknya tenaga kerja asing berduyun-duyun datang ke Indonesia, maka bupati dan wakil bupati harus menolaknya sejauh ada rakyat Sumedang yang bisa bekerja di sektor itu,” seru Jumhur.

Bila para pekerja di Sumedang belum siap, lanjut dia, maka negara harus mempersiapkan menjadi profesional dan mandiri, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Hampir seluruh sesepuh dan tokoh Sumedang hadir di deklarasi yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut. Sebagai kakak kandung dari calon Wakil Bupati Agung yang diusung Gerindra, Jumhur akan mengawal jalannya roda Pemerintah Kabupaten Sumedang mendatang agar konsisten berpihak kepada rakyat. (PN).

Comment