Setya Novanto Jadi Tim Penguji Calon Doktor Hukum di Untag

Setya Novanto Jadi Tim Penguji Calon Doktor Hukum di Untag

SHARE

Publik-News.com – Tersangka kasus e-KTP, Setya Novanto menjadi salah satu tim penguji nonakademis calon doktor hukum Adies Kadir di gedung Graha Wiyata, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Saat menguji, Novanto bicara soal priodisasi hakim dengan mencontohkan hakim yang berada di Amerika Serikat bertugas hingga umur 70 tahun

“Kalau itu dipotong menjadi 65 tahun, itu (jadi) masalah, (hakim) tingkat pertama dan banding akan hilang 50 persen. Sedangkan kebutuhan hakim sekarang ada 4 ribu. Sekarang yang disetujui oleh pemerintah ada 1.684 calon hakim. Tentu ini menjadi harus hati-hati dalam periodisasi,” kata Novanto, Sabtu (22/7/2017).

Novanto kemudian menanyakan soal evaluasi priodisasi jabatan hakim. Novanto menyebut perekrutan hakim untuk menjabat di  86 lembaga peradilan di Indonesia harus segera dilakukan.

“Karena setelah perekrutan, maka akan bisa dipakai sekitar 2,5 tahun lagi,” katanya.
Selain Novanto, tim penguji non akademis lainnya adalah Wakapolri Komjen Syafruddin. kemudian, ada 10 orang penguji dari kalangan akedemis salah satunya Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Dalam sidang terbuka ini, Adies Kadir mendapat nilai yang memuaskan.

“Beliau sebagai ketua DPR yang mengawal terdepan RUU Jabatan Hakim, agar supaya jabatan hakim cepat diproses, agar supaya hakim-hakim ada kepastian. Memang sebagai ketua DPR utamanya kita undang dan ada juga perwakilan dari Komisi III Pak Junimart Girsang (sebagai penguji non akademis), karena ini ditunggu di seluruh Indonesia,” kata Adies bicara soal Novanto yang ikut menguji dirinya. (Fq)

 

SHARE
Comment