Home Hukum Kapolda Jabar Kembali Gertak Habib Rizieq

Kapolda Jabar Kembali Gertak Habib Rizieq

274

Publik-News.com – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan berjanji akan melayangkan surat panggilan kedua jika Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Muhammad Shihab tidak memenuhi panggilan pertama penyidik.

Rizieq dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pada Selasa (7/2/2017) sebagai tersangka kasus dugaan penistaan Pencasila dan Penghinaan kepada Proklamator RI, Bung Karno. Namun Anton mengaku belum tahu apakah Rizieq akan memenuhi panggilan penyidik.

“Kalaui tidak hadir nanti kita akan layangkan penggilan kedua dan surat perinta membawa (Rizieq),” kata Anto.

Hal tersebut ditegaskan Anton disela-sela acara silaturahmi ke Kompleks Pondok Pesantren Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (5/2/2017).

Dalam kesempatan itu, Anton juga meminta agar Rizieq tidak mengerahkan massa jika memenuhi panggilan penyidik. Dikatakannya, pengerahan massa harus mendapatkan izin dari aparat kepolisian.

“Saya kira kalau mengerahkan massa itu kan harus ada izin, pemangglan itu tidak perlu memobilsasi massa. Ini kan bisa mengganggu ketertiban. Pihak-pihak lain juga belum tentu suka mendatangkan massa. Ada pihak lain juga yang tidak suka,” pungkasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Rizieq, Kiagus Muhammad Choiri mengatakan kliennya tidak akan memenuhi panggilan penyidik terkait kasus yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri itu. Dia beralasan, Rizieq belum menerima surat penetapan tersangka

“Surat penetapan tersangka belum diterima, padahal itu penting untuk klien kami mengajukan gugatan praperadilan,” kata Kiagus yang juga Ketua Bantuan Hukum FPI Jabar, kepada wartawan di Ponpes Annawawi, Jalan Gedebage, Kota Bandung, Jumat (3/2/2017). (TK)

Comment