Kapolri Bakal Tindak HTI Jika Masih ‘Nakal’

Kapolri Bakal Tindak HTI Jika Masih ‘Nakal’

SHARE

Publik-News.com – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan akan melakukan penindakan  jika masih ada kegiatan yang dilakukan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pasalnya, pemerintah sudah mencabut status badan hukumnya.

“Silahkan pelajari UU Perppu itu. Itu ada perbuatan-perbuatan yang dilarang. Kalau perbuatan dilarang itu dilaksanakan maka polisi akan tegakkan hukum. Kedua yang jelas kita akan dengan ada pembubaran ini perizinan kegiatan maka tentu tidak akan kita berikan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) kita tidak akan berikan juga,” kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Kamis 20 Juli 2017.

Tito menyarankan kepada pihak yang tidak setuju dengan Perppu ormas atau pencabutan status badan hukum HTI bisa menempuh jalur hukum.

“Kalau mungkin ada yang berkeberatan gunakan mekanisme hukum. Silakan gugat atau apa pun namanya,” ujarnya.

Selain itu, Tito mengimbau agar tidak ada pihak ormas lain melakukan tindakan anarkis untuk melakukan penindakan. Menurutnya, polisi sudah diberi jalan untuk menindak ormas radikal melalui Perppu ormas.

“Itu perubahan KUHP beberapa pasal KUHP yang berhubungan dengan keamanan negara. Di situ disebutkan larangan ideologi yang bertentangan Pancasila yang dapat menimbulkan kerusuhan, korban jiwa atau harta benda ancaman 20 tahun,” katanya.(Fq)

 

SHARE
Comment