Home Hukum Kapolri Marah Jika Ada Yang Mempersoalkan Keturunan Tionghoa

Kapolri Marah Jika Ada Yang Mempersoalkan Keturunan Tionghoa

Publik-News.com – Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyebut isu primordialisme atau paham kesukuan dan keagamaan tertentu mengancam keutuhan bangsa yang sudah terbangun sejak lama.

Menurutnya, isu yang mengarah pada SARA itu akan kembali memicu konflik seperti yang terjadi apa Ambon dan poso beberapa tahun yang lalu.

Untuk itu, Tiito mengingatkan semua pihak untuk kembali mengingat sumpah pemuda pada 1928 yang menjadikan semua perbedaan menjadi satu.

“Ini harus direfresh kembali. Kok kita ribut-ribut lagi soal agama, ribut-ribut lagi soal kesukuan, ribut-ribut lagi soal keturunan Tionghoa dan sebagainya. Ini di tahun 1928 sudah selesai,” jelasnya saat menjadi pembicara dalam acara Diklat Komunikator Politik Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Tito menceritakan, pada 1928 diikrarkan sumpah pemuda di sebuah gedung milik warga Tionghoa di kawasan Kramat Raya. Peserta yang hadir dari berbagai pemuda di wilayah Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Ambon, dan perwakilan daerah lainnya

Tito menambahkan, dengan mengingat sumpah pemuda maka segala perbedaan akan menjadi satu untuk sama-sama membangun bangsa ini.

“Pertanyaan dan analisis kritis saya bahwa peristiwa itu harus direfresh kembali,” ujarnya.(Fq)

 

 

 

Comment