Kasus Rachmawati Terus Didalami, Tapi Kasus Pemalsuan Ijazah Sukmawati Diabaikan

Kasus Rachmawati Terus Didalami, Tapi Kasus Pemalsuan Ijazah Sukmawati Diabaikan

SHARE

Publik-News.com – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kepolisian tidak tebang pilih mengusut segala kasus yang sudah dilaporkan oleh masyarakat. Hukum harus dijadikan panglima.

Hal ini dikatakan Rizieq terkait kasus dugaan pemalsuan ijazah yang dilakukan Sukmawati Soekarno Putri. Kata Rizieq, jangan sampai kaus dugaan pemalsuan ijazah tersebut dibiarkan begitu saja jika memang pihak kepolisian sebagai lembaga penegak hukum.

“Sukmawati memalsukan ijazah, itu kejahatan bukan? Mabes Polri tidak boleh melindungi Sukmawati, Sukmawati melaporkan saya, dia sudah memalsukan ijazah melanggar KUHP dengan ancaman 6 tahun,” tegas Rizieq saat memimpin aksi bela ulama di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017).

Rizieq mengaku heran dengan ketidakadilan proses hukum kepada Sukmawati. Padahal Rachmawati Soekarnoputri yang dituduh makar kasusnya terus didalami. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa Polri sebagai lembaga penegak hukum terlihat diskriminatif

“Kalo Megawati dan Sukmawati enggak diproses. Sementara Rachmawati yang cinta rakyat ko di proses, hidup bung karno, hidup rakyat Indonesia,” tandasnya. (TK)

Comment