Kata Demokrat, Terlalu Pagi Bicara Capres

Kata Demokrat, Terlalu Pagi Bicara Capres

SHARE

Publik-News.com – Peta politik capres 2019 diprediksi mengerucut pada dua calon, yakni Joko Widodo (Jokowi) atau Prabowo Subianto. Hal ini dikarenakan sulitnya mengajukan capres karena presidential threshold disepakati 20-25 persen.

Menanggapi hal itu, Partai Demokrat mengatakan terlalu dini membahas capres saat ini. Sebab, keputusan presidential threshold itu masih menjadi polemik,

“Masih terlalu pagi kami bicara pencapresan saat ini. Saat ini fokus kami mendukung pihak-pihak yang hendak melakukan gugatan terhadap putusan paripurna DPR soal ambang batas presidential threshold yang inkonstitusional tersebut,” ucap Wasekjen Demokrat Didi Irawadi, Senin (24/7/2017).

Menurut Didi, saat ini pengesahan presidential threshold 20-25 persen dimungkinkan akan banyak pihak yang menggugatnya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Demokrat yakin pengesahan presidential threshold dalam UU Pemilu yang baru itu akan dibatalkan MK.

“MK yang adil haruslah konsisten pada apa yang sudah diputuskan sebelumnya, karena apa yang sudah diputuskan MK pada tahun 2013 tersebut sesuai dengan prinsip keadilan yang hakiki,” imbuhnya.

“Apabila MK membatalkan paripurna DPR maka akan dimungkinkan adanya capres alternatif di luar Pak Jokowi sendiri yang sudah pasti bisa maju,” ujar Didi.(Fq)

SHARE
Comment