Home Sosial Kata Ketum PBNU, Aksi Rohingya di Borobudur Salah Alamat

Kata Ketum PBNU, Aksi Rohingya di Borobudur Salah Alamat

Publik-News.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyatakan tidak setuju dengan rencana beberapa ormas yang akan menggelar aksi bela etnis Rohingya di Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Menurutnya, aksi itu salah alamat. Sebab, di Indonesia ini sangat beragam dan penuh dengan toleransi. Terutama islam yang sangat toleran dengan kepercayaaan lain.

“Kita ini bangsa yang toleran, umat Islam yang toleran, Islam nusantara. Kita umat Islam bangga dengan Borobudur, bangga dengan Prambanan, itu artinya kita toleran dengan hal ini,” kata Said Aqil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2017).

“Iya, salah alamat dan Walubi sini juga mengeluarkan kecaman tindakan pemerintah Myanmar,” imbuhnya.

Said menyebut persoalan etnis Rohingya sebetulnya mengarah pada persoalan politik. Disamping warga di Rakhine State, Myanmar tidak melakukan perlawanan, namun terus-terusan di bantai. Ini yang menurutnya termasuk kejahatan kemanusiaan.

“Ini sebetulnya politik saja dan gap sosial yang sangat lebar. Ada sumber gas dan minyak padahal mereka tidak melawan, tidak ada perlawanan. Misalkan Filipina selatan itu kan melawan. Pattani dulu pernah melawan. Ini enggak kok. Ini sangat dhoif, sangat lemah, ingin mendapat kewarganegaraan mereka nggak (bisa) dapat, itu aja. Sungguh kejam, anak kecil juga dibantai,” katanya.

PBNU, kata dia, mengecam atas tragedi yang menimpa etnis Rohingya.”Kita mengecam tindakan yang sangat tidak manusiawi sangat biabad,” katanya.(Fq)

Comment