Kejahatan Perbankan dan Sektor Publik Selalu Ranking Satu

Kejahatan Perbankan dan Sektor Publik Selalu Ranking Satu

SHARE

Publik-News.com – Ass of Certified Fraud Examiner (ACFE ) merelease bahwa Perbankan, Pemerintahan dan Sektor Publik tetap masih taratas dalam banyaknya praktek kecurangan kejahatan ekonomi dan keuangan. Sedangkan industri Minyak dan gas serta tambang teratas dari segi jumlah kerugian.

Hal tersebut dikatakan Anggota ACFE, Penyidik Kecurangan dan Kejahatan Keuangan, Tanggor Sihombing melalui siaran persanya, (17/10/2016). Tanggor mengatakan profil praktek kecurangan secara Internasional dan diyakini secara domestik di negara Indonesia

“Tak heran sejak era tahun 90an, kasus perbankan sangat mendominasi, BLBI yg telah ” menjarah” uang negara ratusan triliun dan persekongkolan kredit bank yang melibatkan orang dalam dan korporat-korporat besar,” katanya.

Tanggor menambahkan bahwa banyak kasus besar yang mencitrakan perbankan telah melindungi aset dan kecurangan orang kaya. Jatuhnya orang-orang ternama dilingkungan industri minyak dan gas merupakan indikasi praktek kecurangan sangat besar disana. SKK migas dan Petral yang telah ditutup diduga telah merugikan negara sangat besar.

“Praktek ini sangat subur oleh adanya konspirasi antara penguasa dan pengusaha.Akademisi menggugat, dimana peranan para audito? sudahkah mereka menjadi bagian dari persekongkolan? tanya Tanggor yang juga Akademisi Universitas Pelita Harapan ini.
(Hurri Rauf)

SHARE
Comment