Home Opini Kejutan Demokrasi di Pilpres 2019

Kejutan Demokrasi di Pilpres 2019

Diskursus calon presiden dan calon wakil presiden sangat ramai saat ini, padahal didepan kita ada satu perhelatan politik pilkada serentak bulan juni ini.

Kenapa diskursus calon presiden dan wakil presiden sangat menarik dibanding Pilkada dan Pileg. Suka atau tidak suka, momentum pilpres lebin menarik dari pada pilkada dan pileg, kenapa demikian soalnya membicarakan pimpinan nomor satu direpublik ini, bisa dibilang sangat menarik dan menarik sekali, kenapa saya memberikan label kepada isu calon presiden sanggat menarik, karena ini melibatkan emosi semua warga indonesia dari sabang sampai merauke untuk memilih.

Saat ini kita bisa melihat kegenitan elit partai yg mendorong tumbuhnya calon wakil presiden, baik yang arah ke Jokowi maupun ke Prabowo, tapi bisa dibilang dikit partai yang mau mengusulkan calon persiden sendiri, saat ini sebagian partai deklarasi mendukung Jokowi pertahanan dan Kedua prabowo dari partai gerindra serta ada yang di gandang gadangkan Gatot nurmantiyo yang mau maju tapi belum ada satu partaipun yang mengusulkanya.

Mungkinkah ada pertarungan ulang Jokowi versus Prabowo ataukah Jokowi dengan calon alternatif, seperti Gatot Nurmantiyo dan anis baswedan dengan asumsi ada poros ketiga yang marak diberitakan soal peryataan SBY yang menyebutkan akan lahir pemimpin baru ditahun 2019, hal ini yang menambah kepanasan tersendiri mejelang pilpres nanti.

Perkembangan politik akan semakin dinamis, semua kemungkinan itu bisa saja terjadi. mungkinkah Jokowi akan mulus memenangkan pertarungan di pilpres nanti, tentu jawabanya tergantung saat ini dalam mempormulasikan kekuatan dan peta dukungan, dalam demokrasi suka lahir kejutan kejutan, kita menungu kejutan demokrasi di tahun 2019.

Oleh: Deni Yusup
(Penulis adalah Peneliti NR)

Comment