Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta Memastikan Tak Ikut Demo Penggulingan Jokowi, Sabtu...

Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta Memastikan Tak Ikut Demo Penggulingan Jokowi, Sabtu Besok

SHARE

Publik-News.com – Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta tak terima nama organisasinya dicatut ikut aksi demonstrasi yang akan digelar pada Sabtu (20/5/2017) besok. Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta tidak pernah berniat ikut terlibat dalam aksi yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pernyataan ini disampaikan Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta secara bersama. Mereka terdiri dari masing-masing ketua sejumlah organisasi yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta, seperti Ketua koorkom HMI Universitas Negeri Jakarta, Aan Yusufianto, Ketua Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Jakarta Pusat John Paul Arianto, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Jakarta Tam-Tam Sanjaya, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jakarta Timur Yohana Maris Budianti R, Ketua PC Hikmahbudi Jakarta Timur Abhinyano dan Ketya Kammi Pubara Izharuddin.

Meski tak ikut aksi demonstrasi, Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta menyampaikan kritik yang konstruktif terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Sedikitnya ada lima poin yang disampaikan. Berikut pernyataan sikap Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta selengkapnya, melalui siaran pers yang diterima Publik-News.com, Jumat (19/5/2017)

Pertama, meminta dan mendesak pemerintah untuk menjamin kerukunan dan toleransi di dalam masyarakat, demi membangun kembali semangat gotong royong untuk membangun Indonesia serta mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka

Kedua, mendesak pemerintah untuk serius mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka (melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia) berdasarkan Pancasila

Ketiga, meminta pemerintah untuk menindak tegas setiap ormas yang berhaluan anti Pancasila, mengancam persatuan dan kesatuan. Pemerintah harus menegakan hukum seadil-adilnya tanpa memandang latar belakang primordial tertentu.

Keempat, mendesak pemerintah untuk serius merealisasikan Nawacita demi kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia

Kelima, kami Kelompok Cipayung Plus yang merupakan mitra kritis pemerintah, akan selalu memberikan kritik dan masukan bagi pemerintah agar tetap sadar terhadap tugas dan tanggung jawabnya.

“Oleh karena itu, kami mengutuk dengan keras kelompok-kelompok yang mencatut nama Organisasi kami untuk kepentingan demo tanggal 20 Mei besok yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan saat ini. Demikian pernyataan sikap bersama Kelompok Cipayung Plus DKI Jakarta,” katanya. (PN)