Kemenag Klaim Sudah Lama Proses Kejanggalan First Travel

Kemenag Klaim Sudah Lama Proses Kejanggalan First Travel

SHARE

Publik-News.com – Kementerian Agama (Kemenag) tidak terima disebut lamban dalam menangani kasus PT First Travel.

Kepala Biro Humas Pusat Dan Informasi Kementerian Agama, Mastuki HS menyebut pihaknya sudah melakukan beberapa langkah sejak tahun 2016 menangani setiap keluhan dari jemaah umrah.

Pertama, Kemenag mengharuskan semua travel penyelenggara umroh melaporkan kondisi internal secara reguler kepada Menteri Agama.

“Tapi masyarakat semakin jelas pada awal 2017, Maret meledak. Baik melalui Kemenag dan YLKI semakin banyak jamaah yang gagal berangkat,” katanya dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Bahkan, kata dia, Kemenag sudah memanggil pihak First Travel terkait adanya laporan masyarakat yang tak kunjung diberangkatkan.

“Kami lakukan mediasi sampai empat kali. Namun tiga kali terakhir pihak First Travel tidak hadir, mediasi ga dimanfaatkan bahkan kirim kuasa hukum, tapi kami tolak kuasa hukumnya karena tidak bawa surat tugas,” katanya.

“Apalagi ketika bekerja sama dengan OJK dan Satgas investasi. Kami berikan kewajiban pada First Travel untuk refund. Tetap berikan kewajiban terpenuhi karena ada payung hukum refund dan reschudlu. Karena sudah dicabut ijinnya ga mungkin kirimkan (mengirimkan jemaah umroh ke tanah suci),” imbuhnya.(Fq)

 

 

SHARE
Comment