Kemenag Siapkan 60 Miliar untuk Kursus Calon Pengantin

Kemenag Siapkan 60 Miliar untuk Kursus Calon Pengantin

SHARE

Publik-News.com – Kementerian Agama tahun depan akan mengalokasikan anggaran cukup besar untuk penyelenggaraan kursus bagi calon pengantin (suscatin). Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais-Binsyar) M. Thambrin menjelaskan bahwa suscatin penting bagi setiap catin yang akan menikah.

“Kami sudah mengalokasikan anggaran sebesar 60 milliar rupiah untuk program yang akan dilaksanakan di 15 provinsi di Indonesia mulai tahun depan,” terang Thambrin, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Menurutnya, saat mengikuti suscatin, setiap calon pengantin akan mendapat bekal pengetahuan dan pemahaman tentang makna pernikahan. Di samping itu, catin juga akan mendapat materi tentang bahaya narkoba dan ekonomi keluarga.

Untuk pelatih atau mentor suscatin, Thambrin mengatakan bahwa hal itu akan diserahkan kepada Kanwil Kemenag di setiap provinsi. Mereka menurut Thambrin akan dipilih dari orang-orang yang ahli pada bidangnya, seperti ulama, kyai, ustaz, dan tokoh masyarakat. Pelatih harus orang yang mengerti hukum dan ilmu Islam.

“Modul pelatihan sudah dibuat Bimas Islam. Modul ini berisi materi-materi yang bermuatan Islam, seperti kiat membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, ilmu kesehatan (reproduksi), bahaya narkoba, dan juga ilmu-ilmu ekonomi,” kata Thambrin.

Kasubdit Pemberdayaan KUA Adib Machrus mengatakan bahwa materi suscatin sudah siap 90 persen. Machrus yakin kalau setelah mengikuti suscatin, akan terlihat apakah calon pengantin itu sudah mampu berumahtangga atau belum. Machrus bahkan berharap kalau ke depan, catin yang tidak memiliki sertifikat lulus suscatin, belum bisa dinikahkan.

Ditanya soal pungutan liar di KUA, Machrus menegaskan bahwa Direktorat Urais-Binsyar sudah melakukan pengawasan dan penindakan setiap kali ada laporan. Kita selalu ingatkan semua ASN di KUA untuk menjaga integritas, tutupnya.

SHARE
Comment