Kemenperin Pacu Litbang IKM Berbasis Karet di Muara Enim

Kemenperin Pacu Litbang IKM Berbasis Karet di Muara Enim

SHARE

Publik-News.com – Kementerian Perindustrian memacu kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) pada industri kecil dan menengah (IKM) berbasis produk karet sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani karet di dalam negeri, seperti di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Langkah ini juga diangap menjadi tantangan bagi pemangku kepentingan terkait khususnya pemerintah daerah dalam upaya penerapan teknologi, peningkatan produktivitas, dan penciptaan inovasi.

“Oleh karena itu, diperlukan kesepakatan yang sinergis dan komitmen kuat antara Bupati Muara Enim dengan Kemenperin untuk mengawali kerja sama penumbuhan IKM berbasis produk karet,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar di Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (20/10).

Untuk mewujudkannya, kesepakatan dituangkan dalam penandatanganan MoU tentang Penelitian dan Pengembangan serta Penerapan Teknologi Industri Hilir antara Kepala BPPI Kemenperin Haris Munandar dengan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar.

“MoU ini sebagai payung utama perjanjian kerja sama yang lebih detail dan bersifat teknis dengan seluruh Balai Besar maupun Baristand di bawah naungan BPPI Kemenperin, khususnya dengan Baristand Industri Palembang,” ujar Haris.

Langkah nyata dalam Nota Kesepahaman tersebut, Baristand Industri Palembang berperan sebagai penyedia teknologi dan inovasi yang memberikan konsultansi kepada calon IKM tentang teknologi proses pembuatan barang karet baik melalui transfer teknologi, setting up mesin produksi vulkanisat karet maupun barang karet lainnya, serta melaksanakan pelatihan proses produksi untuk pemenuhan barang karet sesuai mutu Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Baristand Industri Palembang juga akan siap membantu untuk merintis jejaring kelembagaan dalam upaya penciptaan wirausaha mandiri dan teknik pemasaran yang bekerjasama dengan dinas terkait lainnya di Kabupaten Muara Enim,” tutur Haris.

Selama ini, lanjut Haris, Baristand Industri Palembang merupakan satu-satunya balai penelitian dan pengembangan (litbang) di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya yang mempunyai kegiatan utama litbang di bidang teknologi proses produksi barang karet.

“Beberapa hasil litbangyasa dari Baristand Industri Palembang, diantaranya karet otomotif, aspal berkaret, karet untuk bahan bangunan, karet untuk alat kesehatan, ban vulkanisir dan lain-lain,” ungkapnya. Prototipe produk-produk tersebut terbukti mempunyai kualitas produk yang sesuai SNI dengan biaya produksi yang bersaing.

Bahkan, Baristand Industri Palembang juga sudah melakukan kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan, lembaga litbang lain, perguruan tinggi, maupun pemerintah daerah lain untuk bersinergi dalam penumbuh kembangan IKM berbasis karet alam maupun pelaksanaan kegiatan litbang di bidang teknologi proses produksi barang karet.

“Misalnya kerja sama dengan perusahaan alat-alat kesehatan, solid tyre, crumb rubber, Universitas Sriwijaya, Politeknik Jambi, Dinas Perindustrian Perdagangan beberapa Kabupaten, Dinas Perkebunan beberapa Kabupaten, Perguruan Tinggi Swasta yang lain dan juga Lembaga Litbang Daerah maupun kementerian lainnya,” sebut Haris.

SHARE
Comment