Kemenpora Ajak Gede Pasek Suardika Berdamai

Kemenpora Ajak Gede Pasek Suardika Berdamai

SHARE

Publik-News.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membantah pernyataan Anggota DPD RI Gede Pasek Suardika tentang perlakuan diskriminasi terhadap organisasi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).

Bantahan tersebut disampaikan Deputi II Kemenpora Sakhyan Asmara. Melalui akun twitternya, @sakhyanmara, Sakhyan menulis “@G_paseksuardika Tidak benar mahasiswa KMHDI ditelantarkan,” tulis Syahyan, Minggu (28/8/2016) kemarin.

Menurut Syahyan, Kemenpora, khususnya yang menangani kemahasiswaan tidak pernah membeda-bedakan antara organisasi kemahasiswaan yang satu dengan lainnya. Apalagi, kata Syahyan, KMHDI tergabung didalam Kelompok Cipayung Plus. Semua diperlakukan sama meski KMHDI tergolong pendatang baru.

“Dalam setiap acara kemahasiwaan maupun kepemudaan KMHDI tetap diundang/diajak seperti organisasi lain. Jadi tidak benar ada diskriminasi yang dilakukan oleh Kemenpora terhadap KMHDI,” cuitnya.

Menurut Syahyan, hubungan Kemenpora dengan kader KMHDI selalu baik. Hubungan yang cukup mesra itu, kata Syahyan, juga ditunjukkan oleh Kemenpora kepada organisasi PERADAH Menpora Imam Nahrawai menghadiri pembukaan Kongres PERADAH. Untuk memperkuat argumentasinya, Syahyan kemudian meminta Pasek mempertanyakan langsung kepada Ketum PERADH

“Jika pak Menpora tidak hadir dalam acara kongres KMHDI, hal itu krn memang benar2 pak Menpora berhalangan. Dan mengirimkan wakil yaitu Prof Faisal. Pak Pasek kenal kan dengan Prof. Faisal? Beliau staf ahli. Sama juga seperti organisasi kemhsiswaan atau org. kepemudaan, keolahragaan bahkan pemrinth daerah yg mengundang. Kerap juga pak Menpora batal hadir karena alasan yg tidak bisa ditinggalkn. Umumnya dpt dimaklumi,” katanya.

Tak sampai di situ, Syahyan meminta kepada Pasek untuk memberikan pengertian kepada kader-kader KMHDI atas tidak dapatnya Menpora menghadiri acara kongres KMHDI. Kata Syahyan, sekali lagi, Kebijakan Kemenpora tidak membedakan KMHDI dengan organisasi kemahasiswaan lain.

“@G_paseksuardika Jadi ayolah sama2 untuk menciptakan suasana persaudaraan yang baik. Agar terbangun rasa kebersamaan yang tinggi. @G_paseksuardika Pintu kami terbuka utk semua adik2 mhsiswa dan pemuda. Komunikasi kami jg baik dgn adik2 dari KMHDI. @G_paseksuardika Jika ada kkurangan mari kita saling memaafkan, tentu saja kedepannya harus lebih baik,” demikian cuitan Syahyan.

Seperti diketahui, Pasek meceritakan adanya perlukuan diskriminatif Kemenpora terhadap KMHDI. KMHDI pernah melayangkan surat audiensi kepada Kemenpora namun sampai penyelenggaraan kongres, KMHDI tak pernah mendapatkan balasan surat tersebut.

“Tidak usah lagi bersilat lidah, cukup jelaskan knp sejak bulan Mei lalu KMHDI minta beraudiensi selalu dipingpong sampai selesai acara?,” demikian salah satu cuitan Pasen di akun twitternya,@G_paseksuardika.

(Hurri Rauf)

Comment