Home Regional Kesimpulan Pertemuan Ulama se-Madura Untuk Pilkada DKI Putaran Kedua

Kesimpulan Pertemuan Ulama se-Madura Untuk Pilkada DKI Putaran Kedua

3400

Publik-News.com – Pertemuan ulama di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar sudah selesai digelar. Pertemuan ulama ini menghasilkan beberapa poin kesimpulan. Misalnya, soal bagaimana umat Islam semakin meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Kesimpulan lainnya, terkait dukungan ulama se Madura untuk menggelar Istighatsah di DKI Jakarta menjelang pegelaran Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta putaran kedua yang bakal berlangsung April 2017 mendatang.

Berikut adalah kesimpulan hasil pertemuan ulama di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar yang disampaikan pimpinan rapat, RKH. Muhammad Syamsul Arifin, Selasa (7/3/2017).

1. Meminta kepada Alumni Pesantren Madura, Tapal Kuda dan masyarakat Muslim se DKI Jakarta, agar meningkatkan pendekatan (Munajat) kepada Allah dengan sholat malam, berdoa dan Qunut Nazilah untuk kemenangan Umat Islam DKI Jakarta pada khususnya dan Bangsa Indonesia pada Umumnya.

2. Para Ulama Madura mendukung diadakannnya Istighatsah di DKI Jakarta oleh para Alumni Pesantren Se- Madura dan Tapal Kuda serta simpatisan untuk Kemenangan Anies-Sandi .

3. Perlu melakukan Blusukan ke plosok-plosok Jakarta (tingkat RT) untuk menjelaskan kepada masyarakat yang punya hak pilih khususnya Muslimin asal Madura dan Tapal Kuda tentang haramnya memilih pemimpin no muslim.

Bahan Penjelasan antara lain: Maklumat Ulama Madura dan Tapal Kuda Terlampir.
4. Penjadwalan Blusukan harus segera dibuat.

5. Dana Petugas Blusukan harus diupayakan. Sebagai Dana awal, Rp. 10.000.000 sumbangan dari Pengasuh PP. Darul Ulum Banyuanyar (RKH. Muhammad Syamsul Arifin).

6. Harus berkoordinasi dengan tim pemenangan Anies-Sandi untuk mengantisipasi kecurangan-kecurangan dalam segala bentuknya: money politik, penggelumbungan suara, permainan data, dll. (HS)

Comment