Ketua KY Resmikan “Panglima Institute”

Ketua KY Resmikan “Panglima Institute”

SHARE

Publik-News.com – Ketua Komisi Yudisial (KY), Aidul Fitriciada meresmikan “Penglima Institute” di Menara Batavia Jl. KH Mas Mansyur Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2017). Peresmian ini ditandai dengan tanda pemukul gong.

Usai memukul gong, Kang Aik — sapaan akrab Aidul Fitriciada menyampaikan pidatonya dihadapan jajaran pengurus “Panglima Institue”. Menurutnya, harus ada tindaklanjut kegiatan setelah “Panglima Institute” itu diresmikan.

“Insya Allah ini akan memberikan manfaat bagi penegakan hukum di Indoensia,” ujar Kang Aik mengawali pidatonya yang berjudul “Mewujudkan Indonesia Sebagai Rechstaat: Hukum sebagai Panglima”.

Sementara itu, Ketua Dewan Panglima Institute, Sahrin Hamid mengatakan, Panglima Institue merupakan lembaga pendidikan non formal yang bertujuan untuk menjadi pusat pendidikan, penelitian dan pengembangan yang berfokus pada bidang hukum dan bisnis di Indonesia.

“Sehingga terbangun sumber daya manusia unggul yang profesional dan kridibel yang turut berkontribusi terwujudnya iklim usaha kondisif serta didukung oleh perangkat hukum yang menjamin kepsatian hukum dalam dunia usaha di Indonesia,” kata Sahrin.

Dalam upaya mewujudkann itu semua, Sahrin menambahkan, Penglima Institute juga akan menyelenggarakan pendidikan khusus profesi, kursus, seminar dan kajian akademis baik dalam cakupan terbatas, nasional maupun skala internasional terhadap kebijakan pemerintah, issue terkini dan hal-hal strategis lainnya sebagai benntuk kontribusi Panglima Institute kepada bangsa dan negara dalam memperbaiki kualitas proses dan produk kebijakan di negara ini.

“Setelah diresmikan Panglima Institute sudah mulai menyelenggarakan pendidikan khusus terkait penciptaan SDM unggul di bidang hukum, bisnis, dan bidang-bidang strategis lainnya. Mulai bulan Juni akan dimulai penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), kemudian Profesi Konsultan Pajak, Pasar modal dan lain-lain,” pungkas mantan Anggota DPR RI ini. (HR)

SHARE
Comment