Home Nasional Ketua MPR: Kepala Daerah Yang Kerap Melakukan Penggusuran Tidak Mencerminkan Sikap Pancasilais

Ketua MPR: Kepala Daerah Yang Kerap Melakukan Penggusuran Tidak Mencerminkan Sikap Pancasilais

66

Publik-News.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasil mengatakan banyak kepala daerah saat ini tidak menjalankan program tidak merujuk pada Pancasila dan Undang-undang. Ia mencontohkan, kepala daerah saat ini kerap melakukan penggusuran tanpa didahului dialog dengan warga.

Hal ini disampaikan Zulkifli saat mengisi acara sosialisasi 4 pilar bersama Badan Koordinasi Pimpinan Masyarakat Paguyuban Sumatera Bagian Selatan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/3/2017).

“Misalkan menggusur rumah rakyat seenaknya itu bukan Pancasilais dan melanggar undang-undang,” kata Zulkifli

Namun demikian, lanjut dia, ada sejumlah kepala daerah yang masih menggunakan dialog sebelum menggusur. Ia mencontohkan seperti yang dilakukan Jokowi saat masih menjadi Wali Kota Solo, ketika hendak menggusur pasar, Jokowi terlebih dahulu melakukan dialog.

“Ini Ketua MPR ngomong bukan sembarangan lho. Sesuai data,” jelasnya.

Zulkifli mengingatkan 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) penting untuk dipelajari oleh kepala daerah supaya tidak salah dalam menggunakan kekuasaannya.

“Jadi 4 Pilar itu penting, apalagi masyarakat banyak yang menilai kalau seorang kepala daerah itu adalah raja-raja kecil untuk memperkaya diri karena banyak juga kepala daerah yang dipanggil KPK,”ujarnya

Dalam acara ini, hadir Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi, Gubernur Provinsi Bengkulu Ridwan Mukti,Gubernur Prov. Jambi Zumi Zola Zulfikar, Gubernur Provinsi Lampung Ridho Ficardo, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Alex Noerdin yang diwakili oleh Wakil Gubernur Syahrial Oesman dan Bupati/ Walikota

Selain itu, turut hadir Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah M Saleh. (Fq)

 

Comment